Loading...

BANK INDONESIA KERJASAMA BINA KELOMPOK TANI TERNAK AMPERA

BANK INDONESIA KERJASAMA BINA KELOMPOK TANI TERNAK AMPERA
Kegiatan yang bertema Penguatan Kelembagaan Kelompok dan Pelatihan Penanggulangan Penyakit berlangsung pada hari Selasa tanggal 31 Maret 2014 bertempat di Balai Desa Klareyan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. Bank Indonesia mengadakan pembinaan kelompok tani ternak Ampera bersama dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang serta Universitas Jendral Sudirman Purwokerto. Kegiatan tersebut melibatkan peserta 30 orang sebagai bentuk dari kepedulian perbangkan terhadap masyarakat melalui program Coorporate Social Responsible atau PKBL. Bersamaan dengan pembinaan tersebut dilakukan juga pergantian pengurus inti kelompok tani ternak Ampera agar aktivitas kelompok berjalan lagi sehingga kelompok yang pernah meraih juara nasional bergairah dan mampu bangkit lagi . Pergantian pengurus di latarbelakangi oleh kevakuman kegiatan kelompok karena pengurus inti ada yang menjadi calon legeslatuif dan juga mandat yang diberikan sudah habis waktunya. Pengurus yang diganti adalah Ketua dari Hadi Susilo kepada Rohmad Suhada, Sekretaris dari Rusanti kepada Gempur WA, Bendahara dari Ristopan ke Siti Nastainah. Pada kesempatan tersebut Kepala Dipertanhut kabupaten Pemalang Ir. Supriyantopo meminta agar kelompok lebih bekerja keras untuk memberdayakan diri sendiri dengan bekerja lebih cerdik, cerdas dan lihai sehingga mampu menghadapi perubahan dinamika kelompok baik internak maupun ekternal. " jangan sampai kelompok ini seperti kelompok merpati artinya kalau ada fasilitas pemerintah atau yang lain baru nampak kegiatannya setelah itu bubar, vakum, tapi jadilah kelompok yang sejati, ada atau tidak ada fasilitas dari pemerintah maupun pihak lain tetap bergairah' katau beliau dalam sambutannya. Sementara itu dari Bank Indonesia menyampaikan agar fasilitasi ini dapat ditindaklanjuti oleh kelompok tani ternak Ampera terutama dalam dinamika kelompok dan penigkatan SDM anggota."Perbangkan tidak hanya selalu mengurusi yang berkaitan dengan masalah keuangan, karena tanpa ada pendapatan masyarakat perbangkan tidak akan berjalan dengan baik, oleh karena itu kegiatan ini pada ujung-ujungnya supaya pendapatan dan kesejahteraan masyarakat meningkat sehingga terjadi peningkatan traksaksi barang dan jasa dan itu berarti akan melibatkan perbangkan" kata perwakilan BanK Indonesia wilayah Tegal. Selanjutnya perwakilan UNSOED menyampaiakn beberapa penyakit yang patut diwaspadai dan sering menyerang saat musim hujan serta beberapa tindakan pencegahan dan penagggulannya. Tindakan pencegahan meliputi biosecurity, sanitasi kandang serta juga tindakan medikasi lainnya. Pada kesempatan tersebut juga disampikan beberapa penyakit yang sering menyerang seperti ND, Coryza, dan sebagainya. Penulis : Nurul Ashar ( PP Madya Dipertanhut Kab. Pemalang)