Loading...

BPP Karangampel Bekerjasama dengan BPTP Jawa Barat Mengadakan Demplot Pupuk Organik Cair Phonska OCA

BPP Karangampel Bekerjasama dengan BPTP Jawa Barat Mengadakan Demplot Pupuk Organik Cair Phonska OCA
Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting. Di Indonesia, padi merupakan komoditi tanaman pangan utama, namun tingkat produksi belum optimal. Irawan (2005) menyatakan bahwa pemupukan merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan produktivitas padi. Selama ini, produktivitas potensial varietas unggul padi belum dieksploitasi sepenuhnya oleh petani. Salah satu cara dalam eksploitasi produktivitas potensial tersebut melalui pemupukan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan produksi tanaman padi secara kuantitas, kualitas, dan ramah lingkungan diperlukan tambahan unsur hara yang terkandung dalam suatu jenis pupuk. Pada umumnya petani cenderung menggunakan pupuk tidak sesuai dengan dosis rekomendasi, sehingga menyebabkan tanah menjadi keras/kurus, air tercemar dan keseimbangan alam terganggu. Permasalahan tersebut diharapkan dapat diatasi dengan meningkatkan kesuburan tanah melalui penerapan sistim pertanian organic. Pada Musim Tanam Gadu II, BPTP Jawa Barat bekerjasama dengan BPP Karangampel mengadakan demplot terkait pupuk organik cair Phonska OCA, Kegiatan Uji Efektivitas Pupuk Organik Cair Phonska OCA terhadap Peningkatan Produksi Tanaman Padi Sawah dilaksanakan secara partisipatif di lahan petani/lahan BPP Karangampel Kabupaten Indramayu. Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan, dimulai pada bulan Juli sampai dengan Desember 2020. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi penyuluh pertanian BPP Karangampel. Kolaborasi antara peneliti BPTP Jawa Barat dan penyuluh BPP Karangampel diharapkan menjadikan kegiatan demplot benar – benar bermanfaat bagi para petani khususnya petani Kecamatan Karangampel. Percobaan dalam kegiatan demplot ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 6 (enam) perlakuan dan 4 (empat) ulangan untuk satu lokasi, sehingga terdapat 24 plot percobaan. Enam perlakuan yang dicobakan disajikan pada Tabel 1. Setiap perlakuan ditanam dalam luasan 5 m x 5 m, sehingga lahan bersih yang diperlukan untuk percobaan seluas 600 m2. Penanaman menggunakan sistem tegel, dengan jarak tanam sesuai dengan kondisi eksisting. Varietas yang ditanam adalah varietas yang banyak dibudidayakan oleh petani setempat. Tabel 1. Perlakuan yang dicobakan pada kegiatan uji efektivitas pupuk organik cair Phonska OCA terhadap peningkatan produktivitas tanaman padi sawah Tabel 1. Kode Perlakuan Perlakuan A Kebiasaan petani setempat B Pemupukan dosis rekomendasi (Petroganik 500 kg/ha + NPK Phonska 300 kg/ha + Urea 200 kg/ha) C Pemupukan dosis rekomendasi + Pupuk Organik Cair Phonska OCA 2,5 liter/ha D Pemupukan dosis rekomendasi + Pupuk Organik Cair Phonska OCA 5 liter/ha E Pemupukan dosis rekomendasi + Pupuk Organik Cair Phonska OCA 7,5 liter/ha F Pemupukan dosis rekomendasi + Pupuk Organik Cair Phonska OCA 10 liter/ha Adapun hasil percobaan menunjukkan bahwa pada fase vegetatif pemberian POC pada percobaan 1 mampu mendorong tanaman untuk tumbuh lebih baik. Namun demikian, tidak terdapat perbedaan yang nyata antar antar perlakuan pada karakter tinggi tanaman dan jumlah anakan produktif. Demikian juga, tidak terdapat perbedaan antar perlakuan pada karakter hasil, jumlah gabah isi, jumlah gabah hampa, maupun bobot 1000 butir. Khusus pada karakter hasil, secara deskriptif menunjukkan bahwa tanaman padi yang diberikan POC Phonska OCA mempunyai hasil yang lebih tinggi. Hasil analisis usahatani memberikan informasi bahwa pada percobaan unit 2, perlakuan C (rekomendasi + 2.5 liter POC Phonska OCA) memberikan nilai R/C tertinggi yaitu 1.49 dibandingkan perlakuan A (perlakuan petani) sebesar 1.10. Sebagai sarana diseminasi hasil penelitian maka diadakan kegiatan temu lapang yang bertempat di Kantor BPP Karangampel pada tanggal 27 Oktober 2020. Pada kegiatan temu lapang ini disampaikan hasil kegiatan demplot. Untuk lebih meningkatkan tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan para petani Untuk lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan maka dibagikan kuesioner kepada 35 peserta temu lapang. Terdapat 33 peserta dari 35 peserta temu lapang yang mengumpulkan kuesioner mengenai pengetahuan terhadap POC secara umum. Dari 33 peserta sebagai responden tersebut, 66.67% (22 orang) menyatakan sudah tahu POC dengan berbagai merk yang beredar. Responden mengenal POC ada yang sejak mulai bertani padi, sejak lama, sejak tahun 1991, sejak tahun 2005, 2006, 2017, hingga ada yang baru mengenal di tahun 2020. Responden yang sudah mengetahui POC, mempunyai pemahaman yang berbeda-beda mengenai fungsi dari POC. Jawaban dari peserta adalah bahwa POC berfungsi untuk menyehatkan tanah, untuk perbaikan tanah, untuk membuat daun menjadi hijau, menambah nutrisi bagi tanaman, merupakan pupuk yang ramah lingkungan, dan menetralisir zat kimia dalam tanah. Dalam menanggapi apakah ada keinginan untuk mencoba POC Phonska OCA, 78.78 % (26 responden) menyatakan ingin mencoba. Sebagai informasi lain, bahwa dari 33 responden tersebut, terdapat 9.09% (3 orang) yang menggunakan pupuk organik dalam melakukan budidaya tanaman padi. Selama rangkaian kegiatan demplot dari pengambilan sampel tanah sampai kegiatan desiminasi serta pengolahan data dapat disimpulkan bahwa kegiatan demplot pupuk organic cair OCA memberikan dampak yang positif dalam peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan para petani. Diharapkan kedepan ada kegiatan demplot serupa di lahan BPP sebagai sarana pembelajaran bagi petani, apalagi di era konstra tani ini yang menuntut peran BPP secara lebih optimal sebagai lembaga penyuluhan yang berfungsi sebagai pusat informasi, pusat koordinasi dan pusat pembelajaran dalam pembangunan pertanian. Penulis : Awaludin, SP. (Penyuluh Pertanian BPP Karangampel) Sumber Gambar : Dokumentasi kegiatan temu lapang diseminasi POC OCA di BPP Karangampel Sumber Pustaka : Wawancara dengan peserta kegiatan temu lapang diseminasi POC OCA di BPP Karangampel tanggal 27 Oktober 2020 Laporan Akhir Kegiatan Uji Efektivitas Pupuk Organik POC Phonska OCA. 2020. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat.