Loading...

BUPATI PROBOLINGGO PANEN DEMFARM PADI

BUPATI PROBOLINGGO PANEN DEMFARM PADI
Bertempat di lahan Kelompok Tani "Tani Makmur" desa Karang Pranti Kecamatan Pajarakan Bupati Proboinggo Puput Tantriana Sari, SE yang didampingi Penasehat KTNA Kab. Probolinggo Drs H Hasan Aminudin, M.Si, Ketua DPRD Kab Probolinggo Ahmad Badawi dan Kepala BKP-4 Kab. Probolinggo Ir. Nanang Trijoko S, MM telah melakukan panen Demfarm Padi kegiatan Pengembangan Teknologi Informasi Pertanian (PTIP). Metode demfarm, adalah penerapkan beberapa metode penyuluhan dan pembelajaran dengan materi: 1) Penggunaan benih Varietas Unggul Berlabel spesifik lokasi; 2) Penggunaan pupuk berimbang; 3) Sistem tanamSRI dan jajar legowo; 4) Panen dan pasca panen; 5) Pengolahan hasil; 6) Pemasaran hasil yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani,sebagai Gerakan Nasional Petani dalam mengelola usahatani dan Penyediaan Surplus beras 10 juta ton tahun 2014, dalam laporannya wakil ketua KTNA Kab. Probolinggo H Didik Mustadi menyampaikan varietas yang ditanam adalah Ciherang dengan hasil produksi ubinan system Jajar legowo 4:1 = 7.680 kg, system jajar legowo 2 : 1 = 7.840 kg sedang dengan menggunakan metode SRI menghasilkan 8.860 kg, sebagai control system tanam tidak beraturan 6.400 kg dengan melihat hasil kajian ini berarti lahan sawah kita masih dapat ditingkatkan produksinya dan apabila nanti tercapai maka kabupaten probolinggo dapat memantapkan secara berkelanjutan terhadap ketahanan pangan. Disampaikan pula bahwa keberadaan KTNA, Gapoktan dan Poktan bersama para PPL sangat diharapkan oleh petani dalam rangka menyebarkan inovasi tehnologi baru untuk mengawal dan mendampingi agar secepatnya pola pikir petani berubah dan lebih maju. Dalam sambutannya Ibu Bupati memberikan apresiasi kepada Kelompok tani yang telah melaksanakan Demfarm karena ini sebagai pembelajaran bagi petani yang lain di kabupaten Probolinggo yang memiliki luas tanam padi 60,969 ha, rasa terima kasih juga disampaikan kepada para petani yang masih konsisten untuk menanam padi karena ini bisa menghasilkan beras yang bisa mencukupi kebutuhan semua masyarakat di kabupaten Probolinggo bahkan surplus beras, kalau teknologi ini bisa dikembangkan makan akan semakin besar surplus beras sehingga bisa sebagai penyumbang penyediaan pangan tingkat nasional. Harapan dengan adanya kegiatan tersebut tingkatkan transfer teknologi kepada kelompok tani agar SDM meningkat, tingkatkan bimbingan dan kunjungan lapang bersama-sama Penyuluh dan UPTD, mantapkan produksi pertanian untuk mendukung ketanahan pangan. (Mardi TB/ admin-kab)