Loading...

Gerakan Pengendalian Hama Opt Keong Mas Di Poktan Terpadu

Gerakan Pengendalian Hama Opt Keong Mas  Di Poktan Terpadu
Hama salah satu kendala yang di hadapi oleh petani padi dalam berproduksi. Hama menjadi momok yang menakutkan, maka dari itu perlu mengetahui penyebab dan cara mengatasi hama penyakit pada tanaman sehingga ketika mengalami masalah yang serupa pada tanaman yang dibudidayakan bisa segera mengambil tindakan yang tepat. Salah satu kelompok tani yang lahan sawahnya endemis keong mas adalah kelompok tani Terpadu, Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur. Para petani mengalami kendala dalam bercocok tanam padi. Keong mas (Pomacea canaliculeta Lamerck) merupakan hama padi yang cukup meresahkan petani. Hama ini biasanya menyerang pasi pada pagi dan sore hari pada fase pertumbuhan awal, serangan dilakukan dengan cara memakan batang padi muda yang mengakibatkan tanaman rusak dan pertumbuhannya terhambat. Kelompok Tani Terpadu Kelurahan Mersi Kecamatan Purwokerto Timur mengadakan gerakan pengendalian hama keong mas pada hari jum’at tanggal 10 Juli 2020. Dilahan sawah Poktan Terpadu yang di ikuti oleh anggota kelompok tani dan dihadiri oleh Babinkantibmas, Penyuluh Pertanian, Petugas pengamat hama dan Mantri tani. Tujuan diadakan gerakan pengendalian hama keong mas adalah supaya petani mau mengendalikan hama keong mas secara swadaya sehingga perkembangan populasi keong mas dilahan terhambat/berkurang. Pengendalian dilakukan pada pagi dan sore hari saat keong mas tersebut dalam keadaan aktif, Pengendalian sebaiknya dilakukan sebelum musim tanam dimulai. Pengendalian dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain : - Memungut keong mas secara manual dan memusnakannya, Keong mas dapat dimanfaatkan sebagai pakan bebek atau sebagai bahan pembuat Mol untuk merangsang pertumbuhan tanaman. - Memasang tongkat pada beberapa titik agar keong tertarik untuk meletakan telurnya, kemudian telur-terul tersebut dimusnakan. - Membuat parit-parit kecil di tengah tanaman untuk memudahkan pengendalian secara manual. Parit-parit tersebut berguna sebagai titik fokus tempat berkumpulnya saat lahan dikeringkan sehingga memudahkan untuk mengambilnya. Teknik Pengendalian Pengendalian keong mas harus mengetahui tentang prilaku dan siklus hidupnya, sehingga pengendalian dapat berhasil dengan baik. Waktu kritis untuk pengendalian keong mas adlah pada saat 10 HST atau 21 HSS benih (semai basah). Pengendalian hama Terpadu pad hama keong mas dilakuakan sepanjang pertanaman dengan berpedoman pada 4 prinsip dalam mengelola pengendalian keong mas yaitu : Budidaya tanaman sehat Melestarikan dan memanfaatkan musuh alami Melakukan pengamatan lahan pertanaman secara rutin Petani sebagai ahli PHT dilahan pertaniannya Pengendalian keong mas menggunakan pendekatan pengendalian hama secara terpadu yaitu suatu pendekatan pengendalian hama yang didasari pada perkembangan ekologi dan efesiensi ekonomi dalam rangka pengelolaan agro ekosistim yang bertanggungjawab dengan cara memadukan berbagai cara pengendalian. Penulis : Hartati, SST Penyuluh Pertanian BPP Purwokerto Timur.