Dikelompok Wanita Tani Kuncup Mekar Kelurahan Purwokerto Lor Kecamatan Purwokerto Timur melaksanakan kegiatan gerakan tanam sayuran untuk pemanfaatan tanah pekarangan, pada hari kamis,17 September 2020 di Kelurahan Purwokerto Lor, diikuti oleh ibu-ibu wargaPurwokerto Lor dengan biaya swadaya. Tujuan diadakan gerakan pemanfaatan tanah pekarangan adalah untuk meningkatkan pemanfaatan tanah pekarangan lahan sempit disekitar pemukiman dengan aktifitas penanaman bahan pangan untuk mendukung penyediaan bahan pangan dan pemenuhan sumber gizi keluarga secara swadaya sekaligus menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan. Pekarangan adlah sebidang tanah yang berada di sekitar rumah yang mempunyai batas-batas yang jelas. Pemanfaatan tanah pekarangan adalah pekarangan yang dikelola melalui pendekatan terpadu berbagai jenis tanaman, ternak dan ikan sehingga akan menjamin ketersedian bahan pangan yang beraneka ragam secara terus-menerus guna memenuhi gizi keluarga. Ada beberapa manfaat pekarangan, antara lain : Pemenuhan gizi keluarga - Tanaman umbi-umbian sebagai sumber karbohidrat - Tanaman sayuran dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral - Ternak dan ikan sebagai sumber protein hewani atau protein dari ternak. Lumbung hidup - Hasil dari usaha pekarangan dapat diambil sewaktu-waktudan tidak ada musim paceklik Apotik hidup - Pekarangan dapat ditanami berbagai tanaman obat yang berkasiat, jika anggota keluarga sewaktu-waktu sakit dapat ditangani sementara dengan obat yang ada di pekarangan. Menambah penghasilkan - Hasilpekarangan dapat dijual sebagai sumber pendapatan keluarga. Tempat rekreasi keluarga - Pekarangan yang dirawat secara teratur akan memberikan keindahan dan rasa tentram bagi yang melihatnya. Pemanfaatan tanah pekarangan berdasarkan komoditasnya dapat dikelompokan : Tanaman Pangan ( Ubi kayu, Ubi jalar, Ganyong, Irut, Talas dan lain-lain) Hortikultura (Sayur, Buah dan tanaman hias) Ternak ( Ayam, itik, puyuh, enthok, kelinci, kambing,domba dan sapi) Ikan ( Gurameh, Mujaer, Nila, dan lain-lain) Pengelolaan Pekarangan Pengelolaan pekarangan berdasarkan jenis tanamannya bisa disesuaikan dengan kondisi halaman dan agroklimat disekitarlingkungan tempat tinggal, diprioritaskan pada jenis tanaman sebagai bahan pangan atau bumbu-bumbuan yang dibutuhkan sehari-hari. Penanaman dapat dilakukan secara langsung dilahan atau menggunakan awadah tanaman ( polybag, pot ). Pengelolaan tanaman juga dapat dilakuakan dengan menerapkan budidaya ramah lingkungan dan minimal agro input kimia. Cara menanam sayuran dalam pot/polybag. - Benih harus disemai dulu dengan metode bronies. - Tanaman diletakan dalam tempat teduh, disiram dengan sprayer - Transsplanting pada 14 hari setelah sebar pada pot tanam, jumlah daun 3 sampai 4 helai - Media tanam terdiri dari tanah, pupuk kandang atau kompos perbandingan 1 : 1 - Setelah 2 atau 3 minggu bila tanaman cukup kuat, pot baru dapat dipindahkan ketempat yang panas - Sayuran dalam pot dapat pindah-pindah menurut kebutuhan tanaman terhadap sinar matahari, mampu memiliki kwalitas sama dengan sayuran yang ditanam dilahan luas, perawatan yang tidak rumit dan hasil panen yang higenis. Penulis : Hartati, SST Penyuluh Pertanian Kecamatan Purwokerto Timur Kab. Banyumas