BAKORLUH - Padi organik kini semakin dicari, rasanya yang enak, aromanya yang wangi dan teksturnya yang pulen mampu memikat masyarakat Lampung, seperti padi bervarietas Pandan Wangi. Dalam rangka memperbanyak produksi beras organik tersebut, Bakorluh PPK Provinsi Lampung memfasilitasi SL-PTT kepada Poktan Pasuruan Minang Jaya yang berada di Kecamatan Penengahan Kabupaten, Lampung Selatan. Lahan yang digunakan seluas 1 hektar tersebut ditanami dengan padi bervarietas Pandan Wangi pada 21 November 2013 lalu. Penanaman padi dilahan tersebut menggunakan 4 perlakuan jarak tanam dengan metode SRI, yaitu jarak 25 x 25 cm, 50 x 50 cm, 25 x 22,5 cm, 22,5 x 22,5 cm, dan 30 x 30 cm. Pupuk organik yang digunakan adalah pupuk cair dengan dosis Organik Granular 4 Ton/Ha, Organik Cair 200 L/Ha, ZPT 40 L/Ha dan Perangsang Buah 40 L/Ha. Kesemua pupuk yang digunakan adalah hasil buatan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan disekitar tempat tinggal. Hasil Ubinan rata-rata mencapai 6,2 ton perhektar. Dalam kesempatan panen perdana pada 10 Maret 2014 lalu hadir Kepala Bakorluh PPK Provinsi Lampung Ir. Nasrizal Jalinus, MM. Selain itu hadir juga Sekda Lampung Selatan, Kepala BP4K Lampung Selatan, Kepala Dinas Pertanian Lamsel, Kepala Dinas Peternakan Lampung Selatan, BPTP Provinsi Lampung, serta penyuluh dan kelompok tani setempat. Padi Sawah Varietas Pandan Wangi 1. Tanggal Tanam : 21 November 2014 2. Jarak Tanam Yang digunakan : a. 25 x 25 cm b. 50 x 50 cm c. 25 x 22,5 cm d. 22,5 x 22,5 cm e. 30 x 30 cm 3. Pupuk organik granular dengan pupuk cair dengan dosis · Organik Granular 4 Ton/Ha · Organik Cair 200 L/Ha · ZPT 40 L/Ha · Perangsang Buah 40 L/Ha 4. Hasil Ubinan: a. 6,272 kg/Ha.Gkg b. 5,120 Kg/Ha.Gkg c. 6,810 Kg/Ha.Gkg d. 6,170 Kg/Ha.Gkg e. 6,989 Kg/Ha.Gkg