Loading...

Indahnya Gotong Royong Saat Panen Bawang Merah di Desa Wedoro Sugihwaras

Indahnya Gotong Royong Saat Panen Bawang Merah di Desa Wedoro Sugihwaras
Wajah bahagia dan sumringah menghiasi wajah-wajah petani bawang merah Desa Wedoro, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya minggu ini mereka menikmati hasil panen musim tanam pertama awal tahun 2021 ini, walau harganya tidak begitu tinggi. Salah satu petani yang berbahagia adalah Paejo, yang juga ketua kelompok tani Sido Makmur III desa setempat. Ia menanam bibit dari umbi bawang merah sebanyak 3 kwintal di sawah ukuran 4000 M2. Hasil panen dijual secara borongan kepada penebas Rp 25.000.000. Menurut Paejo, total biaya produk produksi bawang merahnya mencapai Rp 12.500.000. Rincianya adalah beli bibit umbi 3 kwintal Rp 9.000.000, sarana produksi pertanian Rp 2.000.000, tenaga kerja pengolahan tanah Rp 1.500.000. Sawah di desa tersebut mengandalkan air hujan atau tadah hujan. Saat musim hujan seperti ini sawah di dataran rendah ditanami padi, sedangkan yang dataran tinggi ditanami bawang merah. Ada hal yang menarik saat pemanenan bawang merah di desa yang berbatasan dengan kecamatan Kedungadem tersebut. Suasana guyub, rukun, dan gotong royong masih sangat kental dan melekat erat dalam diri petani. Hari Kamis (21/1/2021) pagi sekitar 45 petani baik laki-lak dan perempuan sudah berkumpul di sawah Paejo. Mereka bersama-sama mencabut bawang merah dari tanah. Beberapa saat kemudian untaian umbinya dikumpulkan, lalu diikat dengan tali. Sekitar lima belas petani laki-laki dengan cekatan memasukan umbi bawang merah yang sudah diikat ke dalam keranjang dengan cara ditumpuk. Dengan jalan beriringan di pematang sawah mereka membawa hasil panen bawang merah ke tepi jalan raya dengan jarak sekitar 500 meter dari sawah Paejo. Mereka semua juga ikut bahagia. Sepanjang pematang sawah terdengar gurauan dan tawa lepasnya. Pola kerja mereka tanpa pamrih. Semangat kerjasama masyarakat perdesaan yang sampai sekarang masih dipegang teguh. Mereka dengan suka rela membantu tetangganya. Bergantian dari sawah satu ke sawah lainya. Saling berbagi tenaga dalam kebersamaan. Oleh Iskak Riyanto, S.P BPP Sugihwaras