Loading...

KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN TERNAK DESA BANGLAS

KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN TERNAK DESA BANGLAS
Dalam rangka meningkatkan kesehatan ternak dan pengendalian penyakit hewan menular maka PPL Desa Banglas dengan Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti kegiatan pelayanan kesehatan ternak untuk masyarakat di Desa Banglas Kecamatan Tebing Tinggi . Ternak Kambing yang dikunjungi oleh Dokter Hewan dan PPL mengalami keguguran dan plasenta belum keluar dari tubuh ternak. Kambing bunting harus mendapatkan perawatan yang tepat agar tidak mengalami keguguran atau kesulitan dalam melahirkan. Dokter Hewan memberikan suntikan vitamin dan obat untuk mengeluarkan plasenta yang masih tertinggal didalam perut. Ada banyak faktor yang menyebabkan kambing keguguran namun faktor tersebut bisa diminimalisir dengan teknik perawatan yang benar. Kondisi kandang bisa menjadi salah satu factor yang menyebabkan kambingnya mengalami keguguran. Kambing yang bunting sebaiknya dipisahkan dari kandang utama ke kandang khusus. Kondisi kandang yang lantai kandang licin dan sempit menyebabkan kambing terluka atau terjatuh. Sedangkan kandang yang nyaman dan aman dapat membuat kambing bergerak dengan bebas dan tidak tergelincir. Kandang harus mendapatkan sinar matahari yang cukup setiap saat karena cahaya matahari dapat membuat tubuh kambing bunting menjadi tetap sehat dan kuat sehingga proses melahirkan dapat berjalan lancar. Kambing bunting membutuhkan asupan pakan yang sedikit berbeda dengan kambing biasa. Pakan harus diperhatikan agar pertumbuhan janin di dalam tubuh kambing baik dan optimal. Kebutuhan pakan kambing akan terus meningkat seiring bertambahnya umur kehamilan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Peningkatan pakan dilakukan secara bertahap mulai dari 8—14 minggu. Peningkatan pakan dapat memengaruhi tumbuh kembang janin di dalam perut sang induk. Pakan juga dibutuhkan untuk memproduksi susu di dalam kelenjar susu induk karena susu sangat penting untuk asupan cempe yang baru lahir. Produksi susu ditandai dengan membesarnya ukuran ambing. Meskipun induk membutuhkan pakan dengan kuantitas yang lebih banyak tapi tida k perlu pakan secara berlebih, apalagi induk yang masih muda. Pemberian pakan yang berlebihan dapat menyebabkan janin di alam perut terlalu besar sehingga proses melahirkan menjadi lebih sulit. Jangan memberikan pakan hijauan bergetah karena bisa menyebabkan kambing sering berkemih. Beberapa kasus menyebutkan kambing keguguran karena sering mengalami berkemih.