Musyawarah Tudang Sipulung (MTS) Tingkat Kecamatan Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2021 berlansung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kulo pada hari Kamis 21 Januari 2021 yang menyusung Tema “ Melalui Musyawarah Tudang Sipulung Terpadu Tahun 2021 Kita Wujudkan Kabupaten Sidenreng Rappang Sebagai Sentra Agribisnis dan Agroindustri yang Berwawasan Lingkungan, Maju, Mandiri, dan Moderen Menuju Masyarakat yang Lebih Sejahtera. Kegiatan Musyawarah Tudang Sipulung ini di hadiri Perwakilan Dinas Pertanian, Dinas PSDA, Bidang Ekonomi Sekertariat Kabupaten Sidenreng Rappang, Danposramil, Kepala IP3OPT Tiroang, Ketua KTNA Kabupaten Sidrap, PT Syagyang sry, Penangkaran,Distributor Pupuk, Kepala Desa Se Kec Kulo, Penyuluh Se Kec. Kulo, dan Perwakilan Gapoktan, Kelompok Tani, P3a Sekecamatan Kulo. Kegiatan MTS Tingkat Kecamatan Kulo di Buka Oleh Camat Kulo ALI B HUSAIN.S.IP.M.Si, sekaligus membacakan sambutan Bupati Sidenreng Rappang, camat Kulo mengatakan bahwa musyawarah Tudang Sipulung merupakan suatu pertemuan untuk membicarakan masalah-masalah pertanian yang dihadapi musim tanam tahun 2020 dan dijadikan pedoman untuk musim tanam berikutnya. Beliau juga menekankan bahwa hal yang paling riskan dalam kegiatan pertanian adalah pupuk dan hama Tikus olehnya itu beliau berharap agar dikegiatan ini bisa di evaluasi kekurangan-kekurangan apa yang ada dimusim sebelumnya bisa diatasi di musim berikutnya. Dalam kegiatan Tudang Sipulung ini selain mendegarkan pemaparan tim pendamping juga diambil pandangan dari segi Lontara Bugis yang dibacakan Oleh H. Syahruddin,SP.MM (Kepala BPP Kulo), selain malontara beliau juga membacakan hasil rumusan tudang sipulung Tahun 2020/2021. Menurut beliau untuk musim tanam April September 2021 dan Oktober 2021 MAret 2022 bahwa menurut lontara ada tiga kejadian yaitu Mega angin na (banyak Anginnya)Mega cekkena (banyak Hujan)Makapa hasele taneng taneng e (hampa hasil)Berdasarkan hasil lontara tersebut maka disimpulkan bahwa kegiatan musim Tanam April September tahun 2021 pertanaman di mulai pada bulan Mei minggu ke 3 atau sekitar tanggal 20 sampai tanggal 30 mei 2020. Dan pada musim Oktober 2021 Maret 2022 di mulai pada tanggal 20 November s/d 20 desember tahun 2021. Hal ini sejalan dengan yang dipaparkan oleh Kepala IP3OPT Tiroang Abdul Rahman Runa,SP bahwa tingkat curah hujan untuk tahun 2020 cukup tinggi begitupun dengan prediksi tahun 2021. Beliau menyatakan bahwa jadwal tanam yang dipaparkan dalam rumusan tudang spulung itu sudah sesuai dengan prediksi yang ada. Dalam kegiatan tudang sipulung ini dibuka juga babakan diskusi yang di pandu oleh moderator (Suhalman) dari sekitar 70 orang peserta diberikan kesempatan kepada 6 peserta MTS untuk mengungkapkan saran dan pertanyaannya. Diantaranya A.Maesur (Kades Mario), M.Nawir,S.IP (Ketua Poktan), Abd Rauf Sali (Kades Rijang Panua) dan Haryanto (Kades Kulo). Di inti dari pertanyaan dan saran dari peserta adalah adanya kelangkaan pupuk dan penggunaan jaringan Irigasi yang ada di kecamatan Kulo. Akhirnya dalam kegiatan MTS ini ditutup Oleh Camat Kulo dengan harapan semoga Hasil Rumusan ini dapat memberikan manfaat dalam peningkatan produksi Pertanian sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan keluarganya. (MINARSI AMIR.A.Md) PPL KEC.KULO