Loading...

MENYELEKSI BENIH PADI DENGAN INDIKATOR TELUR DAN GARAM

MENYELEKSI BENIH PADI DENGAN INDIKATOR TELUR DAN GARAM
Benih padi merupakan salah satu factor penentu dalam keberhasilan produksi , karena mampu memberikan kontribusi dalam peningkatan produksi padi .Benih bermutu adalah benih dengan tingkat kemurnian dan daya tumbuh yang tinggi,berukuran penuh dan seragam, daya kecambah diatas 80 %, bebas dari biji gulma,penyakit dan hama. Seringkali ditemukan walaupun benih yang digunakan telah bersertifikat dan berlabel namun setelah ditanam hasilnya kurang memuaskan. Untuk itulah perlu dilakukan seleksi benih, sehingga akan dihasilkan benih yang bernas dan seragam pada saat dipindahkan ke pertanaman. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melakuka seleksi benih dengan indicator garam dan telur. Disamping untuk memisahkan benih dengan larutan garam juga bermamfaat sebagai perlakuan awal untuk meminimalisir tanaman padi terserang penyakit yang disebabkan oleh jamur yang terbawah oleh benih padi tersebut. Adapun persiapan cara seleksi benih secara sederhana adalah sebagai berikut : ALAT DAN BAHAN: Benih padi Ember atau wadah penampungan Saringan Pengaduk Telur ayam Garam Air secukupnya CARA SELEKSI BENIH: Pertama – tama tuang air kedalam ember atau wadah penampungan, kemudian masukkan garam kedalam aiar sampai larut sebagai indicator masukkan telur ayam kedalam larutan garam,jika telur masih dalam keadaan tenggelam tambahk kembali garam sampai posisi telur ayam mengapung. Jika posisi telur sudah mengapung berarti larutan garam sudah siap dipakai. Masukkan secara bertahap benih padi yang akan diseleksi, pisahkan benih padi yang mengapung dengan saringan karena benih padi yang mengapung kurang baik atau kurang bernas. Ambil benih padi yang tenggelam kemudian dicuci dengan air bersih hingga hilang larutan garam yang masih menempel. Lanjut benih dimasukkan kedalam karung dan disimpan sampai benih berkecambah (24 Jam) dan benih siap untuk disemai. Penulis : Sarnawiyah, S.P_Penyuluh Pertanian Madya