Loading...

PENYUSUNAN PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN BPP KEDUNGKANDANG MELALUI ZOOM MEETING

PENYUSUNAN PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN BPP KEDUNGKANDANG MELALUI ZOOM MEETING
Penyebaran virus corona akhir-akhir ini masih belum redah, namun kegiatan penyusunan programa penyuluhan harus tetap berjalan dengan cara zoom meeting. Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Selasa Tanggal 19 Januari 2021 di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang Jl. Jenderal A. Yani Utara Nomor 202 Kota Malang. Acara dibuka oleh Bapak Ir. Prandoyo Santoso selaku Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang dan Ibu Endang Tri Rahayu Kurniasih, SP selaku Kepala Seksi Penyuluhan Pertanian. Programa Penyuluhan Pertanian adalah rencana tentang kegiatan penyuluhan pertanian yang menggambarkan keadaan sekarang, tujuan, dan masalah serta cara mencapai tujuan yang disusun secara partisipatif, sistematis dan tertulis setiap tahun. Programa penyuluhan ini disusun dan digunakan sebagai acuan dasar bagi penyuluh pertanian untuk menyusun rencana kerja penyuluh pertanian, dan kegiatan penyelenggaraan Kegiatan Penyuluhan Pertanian Kecamatan agar pelaksanaannya sesuai dengan yang diharapkan. Agar supaya tersusun programa penyuluhan yang ideal dengan melibatkan partisipasi kelompok tani, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kedungkandang beserta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang melaksanakan kegiatan tersebut dengan mengundang kelompok tani dan penyuluh pertanian sekecamatan Kedungkandang dan pihak yang terkait (stake holder). Dalam Penyusunan Programa Penyuluhan Kecamatan Kedungkandang secara garis besar sebagai berikut : Bidang Tanaman Peningkatan IP 2,5 dan Pemakaian Pupuk Berimbang, Hal ini disebabkan masih banyak petani padi masih bercocok tanam masih 2 kali dalam setahun, sistem tegel dan penggunaan pupuk kimia yang berlebih. Sosialisasi dan Demoplot penggunaan benih unggul jagung pada petani lahan kering. Demcara olahan ubi kayu agar meningkatkan nilai ekonomi, dikarena petani masih menjual produk pertanian dalam bentuk bahan mentah. Pendampingan Penyusunan Pupuk Bersubsidi. Empon-Empon. Demcara olahan empon-empon agar meningkatkan nilai ekonomi. Demoplot penggunaan pupuk berimbang pada tanaman tebu khususnya pemberihan pupuk ZA yang berlebih. Bidang Peternakan Sosialisasi dan Demcara pada Peternak Sapi yang berkaitan dengan (a) Imunisasi Buatan (IB), (b) Konstruksi Kandang, dan (c) Pengolahan Pakan Ternak (Silase). Hal ini disebabkan masih banyak peternak sapi yang kurang memahami : (a) Pengamatan birahi sapi betina kurang pas; (b) Konstruksi kandang kurang memadai (c) Minimnya pemberian konsentrat pakan; dan Kurangnya pengetahuan tentang pengawetan hijauan pakan ternak. Sosialisasi dan Demcara Pada Peternak Kambing, berkaitan dengan konstruksi kandang dan pengobatan dengan bahan tradisional. Hal ini disebabkan masih banyak ditemui konstruksi kandang kurang memadai dan sering terserang penyakit kulit (scabies). Sosialisasi dan Demcara Pada Ternak Aym berkaitan dengan Konstruksi kandang dan Pengobatan dengan bahan tradisional. Setiap masa pancaroba sering terserang penyakit ND dan Lokasi kandang berdekatan dengan pemukiman. Off- Farm Sosialisasi dan Demcara Urban Farming serta Olahan Hasil Pertanian. Hal ini dikarenakan masih belum optimalnya kegiatan pertanian di areal perumahan atau pemukiman penduduk. Kelembagaan Kelompok Tani Pembinaan Administrasi Kelompok Tani khususnya masih rendahnya petani dalam pencatatan kegiatannya. Pembinaan UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alsintan) khususnya pada Alsintan belum dimanfaatkan secara Dengan tersusunya Programa Penyuluhan Kecamatan Kedungkandang ini merupakan pedoman dalam rangka penyelenggaraan penyuluhan dibidang Pertanian, dan dapat digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan Penyuluh Pertanian (RKTPP), sehingga diharapkan dapat membantu kelompok tani dalam memecahkan permasalahan di lapangan dan sekaligus dapat meningkatkan kehidupan ekonomi petani.