Loading...

PERTEMUAN TEKNIS PENYULUH TINGKAT KABUPATEN

PERTEMUAN TEKNIS PENYULUH TINGKAT KABUPATEN
Penyuluhan merupakan bagian dari sistem pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan yang mempunyai kedudukan strategis dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Melalui kegiatan penyuluhan dikembangkan kemampuan dan kemandirian petani dan keluarganya, agar mampu mengelola usahataninya secara produktif, efektif dan efisien sehingga mempunyai daya saing tinggi yang dicirikan dengan tingginya produktivitas,mutu dan efisiensi usaha. DASAR PELAKSANAAN Surat Keputusan Sekretaris Bakoorluh Nomor : 365.4/SDM.DK10/2014 Tanggal 28 Pebruari 2014 TUJUAN Tujuan yang ingin dicapai pada Temu Teknis Penyuluh ini adalah Terwujudnya kesamaan persepsi dalam penyelenggaraan penyuluhan Adanya sinergisitas antar instansi teknis daerah dalam pemberdayaan pelaku utama dan pelaku usaha bidang pertanian, perikanan dan kehutanan Didapatkannya rumusan yang mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam penyelenggaraan penyuluhan Tercapainya sebuah kesepakatan dalam bentuk aksi bersama menuju suksesnya swasembada berkelanjutan melalui pengawalan program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) tahun 2014. PESERTA Peserta berjumlah 30 orang terdiri dari : Penyuluh lokasi pengawalan SL-PTT se Kabupaten Tapin Pimpinan Balai Penyuluhan Kecamatan Perwakilan pengurus KTNA/HKTI Kabupaten Instansi teknis terkait Peneliti dan praktisi WAKTU DAN TEMPAT Temu Teknis Penyuluh Tingkat Kabupaten ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari tanggal 25 Maret 2014 bertempat di Pendopo Balahendang Kabupaten Tapin. MATERI DAN NARASUMBER Materi sebagai bahan pengayaan dalam Pertemuan Teknis ini terdiri dari : Paradigma Baru Penyuluhan melalui Optimalisasi Balai Penyuluhan Kecamatan Oleh : Sekretaris Bakoorluh Prov.Kalsel Rencana Aksi Pengawalan Program Pembangunan Pertanian melalui Optimalisasi dan Pemantapan Sistem serta Kelembagaan Penyuluhan Oleh : Kabid Pemberdayaan Penyuluhan Rencana Strategis Pembangunan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tapin Oleh : Kepala Dinas Pertanian TPH Kabupaten Tapin Rencana Strategis Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Tapin Tahun 2014 - 2015 Oleh : Kepala BKP3 Kabupaten Tapin Dalam sambutannya Wakil Bupati Tapin menyampaikan bahwa Kita semua sadar peran strategis penyuluh dalam pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan untuk memacu akselerasi pembangunan masyarakat tani yang lebih baik menuju Tapin Mandiri, sejahtera yang agamis. Disamping itu kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan pemahaman yang sama kepada pemangku kepentingan terutama para pejabat/aparat di daerah yang menangani program pembangunan yang bersinggungan dengan pemberdayaan masyarakat tani. Perubahan pola pikir dan perilaku pelaku utama dan pelaku usaha, persaingan pasar regional dan pasar global, fenomena perubahan iklim, kebutuhan akan kelembagaan perdesaan yang tangguh dan mandiri serta tuntutan penyuluh yang profesional berimplikasi terhadap tuntutan pelayanan prima dalam penyediaan jasa pendidikan melalui penyuluhan dan penyediaan informasi yang diperlukan. Dengan kelembagaan penyuluhan yang kuat di daerah maka dukungan, pengawalan dan sinergi program-program pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan oleh pemerintah, swasta dan masyarakat diharapkan dapat dilaksanakan dengan lebih baik lagi. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa sejak dilimpahkannya kewenangan penyuluhan dan tenaga penyuluh menjadi pegawai daerah, penyelenggaraan penyuluhan di Kabupaten Tapin belum berjalan secara optimal. Kondisi tersebut antara lain disebabkan oleh : 1). Programa penyuluhan mulai tingkat desa, kecamatan dan kabupaten belum sepenuhnya mampu mengakomodir kebutuhan petani yang mengarah pada upaya pemecahan permasalahan pelaku utama dan pelaku usaha; 2). Masih terbatasnya dukungan sarana dan prasarana dan lemahnya pembinaan serta pengawasan terhadap penyelenggaraan penyuluhan pada berbagai tingkatan. Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Kalimantan Selatan dalam pemaparannya bahwa perlunya dilakukan optimalisasi kelembagaan penyuluhan di tingkat kecamatan. Revitalisasi fungsi Balai Penyuluhan Kecamatan adalah salah satu solusi yang sangat mungkin ditempuh saat ini untuk menempatkan kembali peran penyuluhan yang lebih besar di wilayah kecamatan dalam mensukseskan program-program pembangunan khususnya pembangunan di bidang pertanian. Balai Penyuluhan Kecamatan sebagai "Home Base"nya penyuluh harus dikembalikan kepada fungsinya semula.