Loading...

RAPAT ANGGOTA TAHUNAN GAPOKTAN BODIKAR TUTUP BUKU TAHUN 2013

RAPAT ANGGOTA TAHUNAN GAPOKTAN BODIKAR TUTUP BUKU TAHUN 2013
Tepat jam 09.00 WIB hari Kamis, tanggal 27 Maret 2014 Balai Desa Bojongnangka Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang berlangsung Rapat Anggota Tahunan (RAT) Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan ) Bodikar. Pelaksanaan RAT kali ini merupakan ke dua kalinya setelah menerima dana Pengembangan Usaha Agribisnis (PUAP) Tahun 2011. "Pelasanaan RAT ,merupakan perangkat organisasi tertinggi sebagai media pertanggungjawaban pengurus terhadap anggota setiap tutup buku,baik pertanggungjawab keuangan, organisasi dan juga evaluasi kinerja pengurus selama satu tahun" demikian sambutan Kepala Desa Bojongnangka yang diwakili Sekretaris Desa. Dalam kesempatan penyampaian pertanggungjawaban, Ketua Gapoktan Bodikar H. Amir Dochari, SH. Menyampikan bahwa tahun ke dua pendapatan usaha Rp. 12.055.000,- dan biaya Rp.4.081.000,- sehingga diperoleh SHU Rp. 7.974.000,-. Pendapatn tahun ke dua ini jauh melampaui pendapatan tahun pertama yaitu sekitar 300%. Pada tahun pertama Gapoktan masih dalam taraf belajar dan pembenahan adminsitrasi serta sarana perkantoran. Saat ini kepercayaan anggota Alhamdullillah sudah mulai membaik. Hal ini terbukti adanya pertambahan modal dari simpanan pokok dan simpanan wajib yang cukup membaik, hampir 25% dari dana PUAP" kata Ketua Gapoktan Bodikar. Sementara itu Nurul Ashar mewakili Tim Teknis PUAP Kabupaten Pemalang menyampaikan bahwa "kriteria Gapoktan itu berkembang dan berjalan baik setidaknya ada empat unsur: 1. Gapoktan mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu 2. Adanya partisipasi anggota dalam pemupukan modal gapoktan 3. Mampu melaksanakan administrasi yang baik terutama pembukuan keuangan. 4. Memilki usaha dengan sedikit tunggakan. Mengacu pada pelaksanan RAT dan melihat buku laporan pertanggungjawaban pengurus Gapoktan Bodikar tutup buku tahun 2013 sudah cukup baik dan memiliki prospek pengembangan yang bagus". Lebih lanjut disampikan bahwa" adanya partisipasi pemupukan modal yang cukup besar serta adanya rintisan pengembangan ternak sapi, dan pepaya kalina oleh anggota, merupakan nilai lebih yang dimiliki oleh Gapoktan Bodikar yang kebanyakan gapoktan di lain tempat hanya digunakan simpan pinjam untuk saprodi untuk pertanian padi". Sementara itu dikesempatan penyampaian rencana kerja tahun 2014 Ketua Gapoktan menyampaikan bahwa tahun 2014 ini Gapoktan Bodikar dipercaya untuk mengelola LDPM dari Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Pemalang. Program ini bertujuan memberdayakan Gapoktan sehingga mampu i) mengembangkan sarana penyimpanan (gudang), ii) melakukan pembelian gabah/ beras/ jagung bagi kebutuhan anggotanya disaat menghadapi paceklik, iii) melakukan pembelian gabah/ beras/ jagung dari hasil produksi petani anggotanya sehingga harga pangan di tingkat petani pada saat panen raya stabil. Selain itu Gapoktan dapat mengembangkan usaha ekonomi di wilayah dengan meningkatkan volume pembelian atau penjualan gabah/ beras/ jagung, sehingga meningkatkan modal usaha gapoktan dan meningkatkan nilai tambah produk melalui kegiatan penyimpanan/ pengolahan/ pengepakan. Gapoktan juga dapat memperluas jejaring kerjasama distribusi/ pemasaran yang saling menguntungkan dengan mitra usaha di dalam maupun di luar wilayahnya.Pelaksanaan Penguatan LDPM dimaksudkan untuk mewujudkan stabilisasi harga pangan di tingkat petani pada saat menghadapi panen raya serta mewujudkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga petani pada saat musim paceklik dengan kegiatan-kegiatan : i) pengembangan unit-unit usaha (distribusi/ pemasaran/ pengolahan dan pengelolaan cadangan pangan), ii) pembangunan sarana penyimpanan milik Gapoktan. Hal ini dimaksudkan agar Gapoktan dapat meningkatkan posisi tawar petani, meningkatkan nilai tambah produksi petani dan mendekatkan akses terhadap sumber pangan. Penulis : Nurul Ashar (PP Madya Dipertanhut Kab. Penmalang)