Loading...

SIKRONISASI PELAKSANAAN KEGIATAN PENYULUHAN TAHUN 2014 DAN PERENCANAAN TAHUN 2015

SIKRONISASI PELAKSANAAN KEGIATAN PENYULUHAN TAHUN 2014 DAN PERENCANAAN TAHUN 2015
Bertempat di Hotel Grand Candi Jl. Sisingamangaraja No. 16 Semarang pada tanggal 24 s.d 25 Maret kegiatan ini dibuka oleh Kepala Setbakorluh Provinasi Jawa Tengah mewakili Gubernur Jateng yang berhalangan hadir. Peserta kegiatan ini terdiri dari kepala BP4K dan Lembaga yang mengampu penyuluhan, pelaksa teknis kegiatan Dekonsentrasi serta petugas e-proposal se Jawa Tengah. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan perencanaan berbasis website dan sinkronisasi pelaksanaan kegiatan penyuluhan TA. 2014 dan perencanaan TA. 2015. Kasetbakorluh Prov. Jawa Tengah dalam sambutannya meminta agar kegiatan ini dapat lebih meningkatkan pelayanan penyuluh pada masyarakat dan mengadopsi kebutuhan petani yaitu pelaku utama dan pelaku usaha. "Penyuluh merupakan aparat pemerintah yang langsung bersentuhan dengan para petani, permasalahan yang ada pada petani akan disampaikan pada para penyuluh. Mereka mengganggap penyuluh mengerti semua dan tahu soslusinya, oleh karena itu diharapkan penyuluh lebih professional dan mampu menterjemahkan program kegiatan pemerintah pada petani" Jelasnya. Sementara itu dari Biro Perencanaan Kementan dalam sambutannya menyampaikan bahwa " Sistem penganggaran terpadu berbasis kinerja memerlukan pengaturan sistem dan mekanisme perencanaan pembangunan nasional dan daerah serta mengakomodasi peranan daerah yang lebih besar terhadap perencanaan pembangunan. Salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan adalah dengan dibangunnya sistem e-proposal. e-proposal merupakan salah satu bagian penting dalam e-planning yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian". e-proposal adalah aplikasi yang dibangun untuk mendukung sistem bootom-up planning yang efektif dan efisien di Kementerian Pertanian. Dengan adanya e-proposal akan mampu menjelaskan kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk mencapai sasaran yang ditargetkan, lengkap dengan daya dukung yang akurat dan legalitas dari dinas terkait. Sistem e-Proposal memiliki beberapa tujuan antara lain: (1) menjaring sebanyak mungkin usulan-usulan dari daerah yang potensial untuk dikembangkan, mempercepat pengiriman data proposal dari seluruh Kab/Kota dan provinsi (3) memperkuat peran SKPD provinsi sebagai koordinator mekanisme perencanaan satu pintu (4) mempercepat proses penilaian proposal oleh tim pusat (5) meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengalokasian anggaran pemerintah Kab/Kota dan provinsi di seluruh Indonesia (6) mendukung upaya hemat barang persediaan (paperless)dan pengelolaan data base lebih baik (7) mendukung percepatan Reformasi Birokrasi dimana usulan-usulan dari daerah akan diproses di pusat dengan transparan dan akuntabel. Kegiatan selama dua hari di Hotel Grand Candi Semarang ditutup oleh Wagub Jawa Tengah Drs. Heru Sudjatmoko M.Si yang menyampaikan sambutannnya" Pembangunan Jawa Tengah diprioritaskas pada perbaikan infrastruktur, bukan berarti yang lain tidak penting. Fokus Perbaikan infrastruktur seperti jalan dan jembatan dimaksudkan dalam rangka memperlancar arus barang dan jasa sehingga sarana prasarana pertanian dapat sampai ke pedesaan dengan mudah demikian juga hasil pertanian mudah dipasarkan ke perkotaan." Selanjutnya visi dalam RPJMD Jawa Tengah 2013-2018 menuju Jawa Tengah Sejahtera dan Berdikari - Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi. Dalam rangka Menuju Jawa Tengah Sejahtera dan Berdikari tersebut maka prinsip Mboten Korupsi Mboten Ngapusi merupakan sikap dasar, kemauan dan perilaku yang harus diemban oleh seluruh pelaku pembangunan. Kedaulatan pangan merupakan salah satu strategi dalam mendorong desa berdikari bidang ekonomi untuk mewujudkan visi dan misi dari Gubernur Jawa Tengah. Kedaulatan pangan bisa dibangun melalui konsumsi pangan, dengan lebih banyak konsumsi pangan asli dalam negeri terutama hasil petani Jawa Tengah berarti membantu petani dalam memasarkan produksinya dan memicu motivasi bertani yang lebih baik dan ini salah satu tugas dari penyuluh agar petani juga membuat produk petani berkualitas, sehat dan menarik. Selanjutnya melalui kegiatan sinkronisasi ini beliu berharap agar kegiatan ini mampu menyerap aspirasi dari seluruh kabupaten kota se Jawa Tengah dan Menterjemahkan dalam rancangan kegitan tahun 2015. Kata Wagub Jateng mengakhiri sambutannya. Penulis : Nurul Ashar (PP Madya Dipertanhut Kab. Pemalang)