Dalam rangka persiapan penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2021 Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbondo melakukan strategi dengan melakukan koordinasi bersama pihak terkait dalam hal penyaluran pupuk bersubisidi yaitu KP3 (Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida),Produsen Pupuk Kaltim,Produsen Pupuk Petro, Distributor Pupuk dan Perwakilan Kios di Tiap Kecamatan. Karena masih dalam kondisi Pandemi Covid pertemuan dilakukan bertahap dimulai tanggal 12- 14 Januari 2021 yang dilaksanakan di 3 BPP. BPP Sumberrejo untuk perwakilan kios pupuk yang ada di Kecamatan Banyuputih,Kecamatan Jangkar, Kecamatan Asembagus dan Kecamatan Arjasa. BPP Kapongan untuk perwakilan kios pupuk dari Kecamatan Mangaran, Kecamatan Kapongan,Kecamatan Panji,Kecamatan Situbondo,Kecamatan Panarukan dan Kecamatan Kendit. BPP Mlandingan untuk perwakilan Kecamatan Bungatan, Kecamatan Mlandingan, Kecamatan Suboh, Kecamatan Besuki, Kecamatan Jatibanteng,Kecamatan Sumbermalang dan Kecamatan Banyuglugur. Banyak hal yang harus dipersiapkan dalam penyaluran pupuk bersubsidi, penggunaan kartu tani masih belum bisa dilakukan karena dari jumlah petani yang ada di sistem ERDKK belum semuanya tersalurkan karna belum tercetak,selain itu jumlah yang diterima oleh petani juga harus disesuaikan dengan besaran yang ada direkomendasi.Untuk mempermudah penyaluran kelompoktani mengeluarkan rekom pembelian dengan menggunakan tanda terima yang di tandatangani oleh Kelompoktani dan harus sudah terdaftar di ERDKK untuk memastikan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi sesuai sasaran. Penyelesaian pupuk bersubsidi dan ERDKK membutuhkan sinergi semua pihak mulai dari petani,kelompoktani,gapoktan,kios pupuk bersubsidi, Penyuluh Pertanian,BPP sebagai markas Konstartani dan Dinas yang membidangi pertanian.Desi Komalasari,SST