Dalam rangka mendukung program Kementrian Pertanian Republik Indonesia yang telah mencanangkan surplus 10 juta ton beras di tahun 2014 ini, PT Pupuk Sriwdjaja (PUSRI) bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus mengadakan Tanam Perdana Padi Sawah Musim Tanam ke II Tahun 2014 yang mengambil tema "Dengan Program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K) Kita Sukseskan Surplus Pangan Nasional Sebesar 10 Juta Ton Tahun 2014". Pelaksanaan tanam perdana padi sawah di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung ini dilaksanakan pada hari Kamis Tanggal 3 April 2014 bertempat di Desa/Pekon Kalibening Kecamatan Talangpadang Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung dengan melibatkan kelompoktani pekon/Desa Kalibening dan Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Talangpadang serta PT. Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) dalam penyelenggaraannya. Acara tanam perdana padi sawah dibumi begawi jejama (sebutan lain dari Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung) dihadiri oleh berbagai pihak antara lain Bupati Tanggamus (Bambang Kurniawan,ST), Direktur utama PT PIHC (Ir.Arifin Tasrif), Direktur Utama PT. PUSRI (Ir. Mustopa), Anggota Komisi IV DPR-RI (Sudin), Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikutura Kabupaten Tanggamus (DR.Ir.Soni Isnaini,MP), perwakilan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan/BP4K Kabupaten Tanggamus (Mu'aiyin Zen,SP,MMP), Para Asisten dilingkup pemerintah Kabupaten Tanggamus, Camat Talangpadang, Kepala UPTP2T sekabupaten Tanggamus, Kepala BP3K sekabupaten Tanggamus, para penyuluh kabupaten Tanggamus dan perwakilan dari beberapa kelompoktani(Poktan) yang ada di Kabupaten Tanggamus dengan jumlah lebih kurang 1000 orang peserta. Penanaman padi sawah musim tanam ke II tahun 2014 ini dimulai dengan melakukan penanaman padi secara simbolis oleh Bupati Tanggamus, Direktur Utama PT.PIHC, Direktur Utama PT.PUSRI, Anggota Komisi IV DPR RI dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 dan Varietas padi yang digunakan adalah ciherang. Cara tanam jajar legowo 2:1 adalah cara tanam berselang seling dua baris dan satu baris dikosongkan, dengan cara tanam padi sawah seperti ini populasi tanaman sebanyak 333.333 rumpun/ha sedangkan dengan cara tegel populasi tanaman 250.000 rumpun/ha. Selain itu dengan cara tanam jajar legowo memberikan keuntungan yang lain yaitu pengendalian hama,penyakit dan gulma lebih mudah; terdapat ruang kosong untuk pengaturan air, pengumpulan keong mas atau mina padi; semua barisan rumpun tanaman berada pada bagian pinggir yang biasanya member hasil lebih tinggi serta penggunaan pupuk lebih efisien. Pada acara tanam perdana ini, setelah dilakukan kegiatan tanam padi sawah dengan cara jajar legowo dilanjutkan kegiatan pengarahan oleh Bupati Tanggamus, Dirut PT.PIHC dan Anggota Komisi IV DPR RI. Bupati Tanggamus dalam pengarahannya menyampaikan bahwa APBD Kabupaten Tanggamus pada Tahun Anggaran 2015 akan diprioritaskan untuk pembangunan dibidang pertanian. Selain itu pada acara ini juga PT PUSRI memberikan bantuan kepada beberapa kelompoktani yang ada di Kabupaten Tanggamus berupa Power Tresher, Hands Prayer dan kambing. Adapun kelompoktani yang menerima bantuan tersebut antara lain yaitu Poktan Tunas Jaya, Poktan Sekar Maju, Poktan Bina Karya, Poktan Karya Maju, Poktan Sehati, Poktan Seganti, Poktan Sinar Harapan, Poktan Maju sejahtera, Poktan Karya Makmur, Poktan Mekar Sari, Poktan sedap malam, Poktan Sinar Harapan, Poktan Sumber Rejeki, Poktan Sinar mulya, Poktan Darma Bakti, Poktan Gotongroyong, Poktan Mekar Jaya, Poktan Sido Rukun, Poktan Margo Rukun, dan Poktan Bangun Jaya. (Oleh: Eriyanto MZ,SP)