Loading...

Uji Coba Dan Perkenalan Alat Mesin Tanam Padi Di Kelurahan Mansapa Kecamatan Nunukan Selatan

Uji Coba Dan Perkenalan Alat Mesin Tanam Padi Di Kelurahan Mansapa Kecamatan Nunukan Selatan
Gerakan pembangunan pertanian untuk meningkatkan produksi di sector pertanian dalam mendukung program pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia, menjadi prioritas utama guna memenuhi kebutuhan 267 juta rakyat Indonesia. Untuk meningkatkan produksi di sector pertanian tentu harus di dukung oleh sumber daya manusia yang baik, selain itu dukungan alat dan mesin pertanian juga sangat penting artinya guna mempercepat kegiatan usaha tani. Pengenalan alat mesin pertanian terus dilakukan di tingkat petani, dengan harapan bahwa petani dapat mengadopsi teknologi pertanian sehingga hasil usaha taninya meningkat, salah satu upaya yang di lakukan dalah pengenalan alat mesin Tanam Padi ( Transplenter ). Kecamatan Nunukan Selatan memiliki kurang lebih 243 Ha lahan sawah potensial, sementara jumlah tenaga kerja di sector pertanian semakin berkurang, sehinggah inovasi teknologi sangat penting untuk mendukung kegiatan pertanian. Salah satu yang dilakukan adalah pengenalan dan uji coba mesin tanam padi (transplenter) yang di laksanakan di Kelurahan Mansapa Kecamatan Nunukan selatan tepatnya di Poktan Padaidi pada hari selasa, tanggal 26 Januari 2021 yang di hadiri oleh anggota kelompok tani, Penyuluh dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan. Kelompok Tani yang hadir dalam kegiatan ini adalah Kelompok Tani Padaidi dengan ketua Abd. Gani dan Kelompok Tani Maju Bersama ketua Muslimin. Jenis Varietas yang di gunakan adalah inpari 42 dengan prediksi hasil 5-7 ton/ha. Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan Masniadi, S.Hut, MAP, menyampaikan bahwa dengan adanya Alat mesin Tanam Padi ini diharapkan petani dapat mengadopsi, menerapkan dan memanfaatkan untuk kegiatan usaha taninya. Pemerintah telah memberikan bantuan alat ini sebagai upaya mendorong petani untuk lebih giat dalam meningkatkan hasil produksinya sehingga ketahanan pangan di wilayah kabupaten Nunukan dapat terpenuhi, lebih lajut Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan juga mengharapkan kepada Semua Kelompok Tani agar betul betul memanfaatkan bantuan pemerintah sehinggah tidak ada lagi alat mesin pertanian yang terabaikan. Alat mesin Tanam yang ada diharapkan dapat memberikan solusi kepada petani dalam menangani kekurangan tenaga di sector pertanian, mesin tanam dapat menghemat waktu tanam dan tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak sehinggah efisiensi waktu tanam dapat di lakukan. Alsintan ini juga di harapkan dapat mendukung program pemerintah di sector pangan yaitu IP 200 ke IP 400. Bantuan pemerintah yang ada di harapkan dapat menjadi dorongan kepada petani, bantuan diberikan untuk merangsang petani untuk terus meningkatkan produksinya dan kedepannya petani dapat mandiri. Petani perlu meningkatkan sumber dayanya terutama menerapkan dan mengakses teknologi informasi yang ada, apalagi di zaman seperti ini hasil pertanian harus mampu berdaya saing di pasaran. Kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan di kelompok kelompok tani sebagai salah satu upaya dalam mengubah perilaku petani, petani mau dan mampu menerima dan menerapkan teknologi yang ada sehingga kualitas hasil produksi dapat berdaya saing. Peningkatan produksi hasil pertanian diharapkan dapat mendukung ketersedian pangan di wilayah perbatasan dimana Kabupaten Nunukan sebagai wilayah terdepan di perbatasan Negara Republik Indonesia dengan Sabah Malaysia. Oleh. Arsirahmawati R.SP. / Penyuluh Ahli Muda Kab. Nunukan