Loading...

PENANAMAN TEBU DENGAN SISTEM JURING GANDA

  PENANAMAN TEBU DENGAN SISTEM JURING GANDA
Pada saat ini pemerintah sedang mencanangkan swasembada 7 komoditas pangan yaitu padi, jagung, kedelai, daging, gula, cabai, bawang merah. Salah satu komoditas yang diharapkan swasembada adalah gula. Gula merupakan hasil dari tanaman tebu, jika gula dapat swasembada maka produksi tanaman tebu harus ditingkatkan. Untuk meningkatkan produksi tanaman tebu salah satunya dengan menambah jumlah tanaman yaitu dengan penerapan sistem tanam juring ganda.penerapan sistem tanam juring ganda PKP 50/170 dengan aplikasi benih ganda (double planting) mampu meningkatkan populasi tanaman 2,36 kali lipat dari sistem tanam juring tunggal. Sistem tersebut juga menambah luas areal tanam yang kosong seluas 50% selama 4 bulan pertama pertumbuhan tanaman tebu.Dengan bertambahnya areal yang kosong dapat dipergunakan untuk areal pengembangan tanaman pangan seperti kedelai dan kacang tanah dengan sistem tumpangsari. Dengan areal tanaman tebu seluas 1 Ha, maka penerapan sistem tanam juring ganda tersebut dapat menyediakan areal tanam tanaman pangan seluas 0,5 ha. Peningkatan jumlah populasi tanaman 2,36 kali lipat menyebabkan jumlah nutrisi yang diperlukan oleh tanaman tebu meningkat 2,36 kali lipat pula. Oleh karena itu diperlukan pupuk anorganik berdosis 1416 kg Phonska + 1180 kg ZA/ha.Dengan demikian pemenuhan kebutuhan gula nasional dapat tercapai tanpa perlu melakukan perluasan areal tanam. Sistem tanam tebu yang biasa diterapkan petani adalah sistem tanam baris ganda, dengan jarak tanam pusat ke pusat (PKP) 100-110 cm dan lebar juringan 50-60 cm. Dalam juringan ditanam benih dalam bentuk bagal dua baris. Sistem tanam baris ganda berbeda dengan sistem tanam juring ganda.Pada sistem tanam juring ganda, jarak tanamnya lebar, yaitu 135 cm + (50 cm x 50 cm). Jarak tanam 50 cm x 50 cm adalah PKP dari dua juring. Sistem lainnya Teknik bongkar ratun dapat dilakukan secara mekanis atau secara manual sesuai ketersediaan sarana. Sistem tanam ini dapat meningkatkan produktivitas tebu sampai 135 t/ha. Semoga dengan sistem tanam juring ganda dapat mensuseskan program swasembada gula.Disusun oleh : SUKADI