Loading...

Analisa Ekonomi Integrasi Sapi Sawit

Analisa Ekonomi Integrasi Sapi Sawit
Analisa ekonomi pada Sistim IntegrasiTanaman Sawit dan Ternak Sapi dilakukan pada PT.SulungRanch sebagai studi kasus perhitungan ekonomi yang dilakukan oleh Peneliti BBP2TP di perusahaan Sulung Ranch Kabupaten Kotawaringin Barat. A. Pola Penggemukan pada Sistim Intensif Integrasi Sawit Sapi.Sapi peranakan untuk penggemukan diberi konsentrat 13 kg/ekor/hari dan hijauan 15 kg/ekor/hari sehingga rata-rata pertambahan bobot badan mencapai 1,2 kg. Bobot karkas sapi peranakan dengan Bali lebih tinggi (53%) dibandingkan karkas sapi bali murni yaitu sebesar 50 - 52 %.Pada sistem penggemukan ini total biaya pakan sebesar 88,2 %.Analisa ekonomi a. Biaya produksi ,terdiri dari biaya pakan untuk 100 ekor menghabiskan 13 kg per hari diperlukan 360 hari dengan harga Rp. 1150 per kg , jadi diperlukan biaya sebesar Rp.538.200.000,-sedangkan biaya tenaga kerja untuk 2 orang selama 360 hari dengan upah Rp 100.000 perorang per hari jadi biayanya yang dibutuhkan untuk tenaga kerja yaitu Rp. 72.000.000,-. Sehingga untuk biaya produksi sebesar Rp. 610.200.000,- (A).b Nilai Produksi , terdiri dari hasil penjualan sapi sebanyak 100 ekor dengan pertambahan berat tubuh 1,2 kg per hari selama 360 hari dengan harga berat hidup Rp.43.000 maka jumlah uang yang diperoleh dari penjualan sapi sebanyak Rp. 1.857.600.000., Selain itu kotoran yang diperolelh dari 100 ekor dengan berat faeses 10 kg/hari selama 360 hari dengan harga Rp300,/kg. Maka uang yang diterima dari penjualan faeses sebesar Rp.108.000.000 sehingga total penerimaan Rp.1.965.600.000,- (B) c. Keuntungan yang diperoleh dari pengurangan niali ekonomi dengan biaya produksi (A – B) sebesar Rp 1.355.400.000 (C) sehingga keuntungan penggemukan sapi per ekor per bulan adalah (C/100/12) sebesar Rp.1.129.500.Dengan nilai R/C sebesar 3,22B. Pola Penggemukan pada Sistim Intensif Integrasi Sawit Sapi. a. Biaya produksi ,terdiri dari biaya pakan untuk 400 ekor menghabiskan 3 kg per hari diperlukan 360 hari dengan harga Rp. 1150 per kg , jadi diperlukan biaya sebesar Rp.496.800.000,-sedangkan biaya tenaga kerja untuk 5 orang selama 360 hari dengan upah Rp 100.000 perorang per hari jadi biayanya yang dibutuhkan untuk tenaga kerja yaitu Rp. 180.000.000,-. Sehingga untuk biaya produksi sebesar Rp. 676.800.000,- (A).b Nilai Produksi , terdiri dari hasil penjualan sapi sebanyak 400 ekor dengan pertambahan bobot badan 0,4 kg per hari selama 360 hari dengan harga berat hidup Rp.43.000 maka jumlah uang yang didapat dari penjualan sapi sebanyak Rp. 2.476.800.000., Selain itu kotoran yang diperolelh dari 400 ekor dengan berat faeses 10 kg/hari selama 360 hari dengan harga Rp.300,/kg. Maka uang yang diterima dari penjualan faeses sebesar RP.432.000.000. Sehingga total penerimaan sebesar Rp.2.908.800.000 (B) c. Keuntungan yang diperoleh dari pengurangan nilai ekonomi dengan biaya produksi (A – B) sebesar Rp 2.232.000.000 (C)Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : BalitbangtanSumber Gambar : sawitindonesia,com