Berlebelkan “Kopi Bali” Kreatifitas olahan Kopi Robusta Dengan Bentuk kemasan memiliki berat 3,5 Gram/pcs. Dimana bisa berfungsi sebagai , Aroma Terapi, Pengharum Ruangan, Penetralisir Aroma Tidak Sedap, Sebagai Stimulan Kekuatan Daya ingat dan juga membangkitkan Mood Boster dalam kosentrasi tinggi.Dengan olahan kopi yang memiliki kemasan menarik sebagai Parfum/aroma terapi yang memiliki multifungsi praktis dan bisa ditempatkan dimana saja, termasuk pemilik mobil kendaraan, sekiranya sangat berguna untuk penetralisir bau/aroma agar udara didalam kabin ruangan mobil/kendaraan anda sejuk dengan aroma kopi Robusta ciri khas Pegunungan Desa Bongancina Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Provinsi bali.Mengenai daya tahan aroma parfum dari Olahan Biji Kopi Robusta bisa menycapai maksimal 1-3 Bulan, bahkan bisa lebih karena setelah sekiranya aroma berkurang, pemilik bisa menggosok-gosokan kemasan hingga timbul kembali aroma dari Kopi Robusta tersebut.Produk dengan label “Kopi Bali” ini dipertama kali dimunculkan oleh ida kreatif Putra Daerah Bpk Dewa Darmawan Asal Desa Bongancina, dan juga sekaligus pengusaha yang bergerak di bidang Penjualan,Pengolahan kopi Robusta.Berbicara mengenai mangsa pasar olahan Biji Kopi Robusta Bpk Dewa Darmawan berharap kedepannya produk olahan ini bisa menembus pasar internasional. Karena memiliki manfaat yang praktis dan tepat guna. Satu saset kemasan yang meiliki berat 3,5 Gram Berlabelkan “Kopi Bali” , Dijual dengan harga Rp,-35.000 Untuk masa promosi dan nanntinya akan disesuakian harga bila sudah ada permintaan dalam jumlah banyak dari pasar local,nasinal atau bahkan Internasional.Pesan dan kesan Bpk Dewa Darmawan Sebagai Owner “Kopi Bali” nanntinya ,ada langkah kecil nyata yang ditunjukan Warga/Putra Daerah di Desa Bongancina dan segala isi produk tentang pertanian yang menunjang “wisata desa” nantinya akan dikenal luas di kancah Nasinal sebagai penghasil Olahan kopi dan Produk-produk hasil pertanian Dengan Ciri Khas Desa Bongancina. Agar Selalu Membuat Kesan Pertama dan Dikenang Selamanya. Penulis,Harisca Rusmaedy, S.PBPP Busungbiu.