Loading...

Atasi Penyakit Antraknosa Pada Cabe

Atasi Penyakit  Antraknosa Pada Cabe
Penyakit patek (antraknosa) merupakan penyakit khas musim hujan bagi tanaman cabe. Dibandingkan cabe keriting, maka cabe rawit ini lebih rentan terkena antraknosa pada bagian buahnya. Gejala patek adalah membusuknya bagian buah dengan lesi kehitaman dan melingkar.Lesi ini lama-kelamaan akan menyebar dan membusukkan seluruh bagian buah. Penyebab dari antraknosa adalah infeksi jamur dan juga pada sebagian kecil kasus karena infeksi bakteri. Hal ini terjadi karena kelembaban area tanam yang tinggi di musim penghujan.Memang sangat sulit untuk benr-benar menghilangkan penyakit antraknosa pada cabe rawit jika anda menanamnya di musim penghujan (kecuali jika anda menanamnya dalam rumah kaca). Namun kita bisa meminimalisir dampak serangan antraknosa dengan melakukan beberapa tindakan.Cara Mencegah Penyakit Antraknosa :Menanam varietas cabe yang tahan antraknosaMengatur tinggi bedengan serta jarak tanamMengurangi penggunaan pupuk nitrogen di musim penghujanMenambahkan pupuk kalium dan kalsium di musim penghujanMemberi perlakuan trichoderma pada lahan bedenganCara Mengatasi Penyakit Antraknosa :Buang segera buah yang terkena antraknosaSegera semprotkan fungisida kontak berbahan aktif propinep atau klorotalonil selama 3 hari berturut-turut menggunakan pelekatSetelah itu semprotkan fungisida sistemik berbahan aktif dimetomorf atau difekonazole setiap 5-7 hari sekaliSetelah ada penurunan serangan, maka interval penyemprotan fungisida kontak menjadi 2-3 hari sekali dan fungisida sistemik menjadi 7 hari sekali. Pada saat yang bersamaan maka fungisida kontak dan sistemik boleh dicampur.Demikianlah cara mengatasi penyakit antraknosa pada tanaman cabe rawit. Budidaya cabe rawit memang memiliki tantangan tersendiri, namun jika anda berhasil maka keuntungan yang anda peoleh pun sangatlah tinggi.Selamat Mencoba ya…Penulis Syapriyadi, SP PPL BPP Kec. Meliau Kab. Sanggau