Loading...

Bayar Panen Dengan Upah Hasil Panen (BAWON)

Bayar Panen Dengan Upah Hasil Panen (BAWON)
Bayar Panen Dengan Upah Hasil Panen (BAWON) Oleh : Ri’ah Winandari Panen adalah saat-saat yang di tunggu oleh semua petani yang melakukan tanam, karena panen ini merupakan ukuran keberhasilan dari usaha yang selama ini petani lakukan. Di wilayah kecamatn Kemlagi saat panen ada istilah yang orang biasanya menyebutnya dengan kata “BAWON”, bawon ini adalah istilah panen yang dilakukan dengan cara memberikan upah pada tenaga kerja saat panen dengan hasil panen yang diperoleh. Besarnya bagi hasil ini adalah 1/5 bagian dari hasil panen yang di peroleh pemilik lahan. Sistem ini sudah terjadi secara turun temurun dan sudah menjadi tradisi di masyarakat, ada kalanya tenaga kerja yang terlibat masih bersifat kekeluargaan dalam arti masih kerabat dengan pemilik lahan. Dari 1/5 hasil yang diterima oleh tenaga kerja ini akan di bagi lagi dengan sejumlah tenaga kerja yang terlibat dalam melakukan panen, pembagian dilakukan dengan menimbang hasil panen dan di bagi sama rata. Semakin banyak yang terlibat pada saat panen maka semakin sedikit yang mereka terima, demikian pula sebaliknya semakin sedikit orang maka semakin banyak yang diterima walaupun tradisi ini secara analisa usaha banyak merugikan para pemilik lahan di karenakan hasil yang mereka peroleh berkurang 1/5 bagian dari keseluruhan, akan tetapi kelangsungan tradisi ini mereka pertahankan dengan alasan untuk mempererat rasa kekeluargaan dan berbagi rejeki dengan saudara utamanya merekan yang tidak memiliki lahan sawah sendiri. Itulah uniknya tradisi ini.