Loading...

BENIH PADI VARIETAS UNGGUL

BENIH PADI VARIETAS UNGGUL
LATAR BELAKANG Salah satu faktor penting yang menentukan tingkat hasil tanaman adalah benih. Benih bersama dengan sarana produksi lainnya seperti pupuk, air, cahaya, iklim menentukan tingkat hasil tanaman. Meskipun tersedia sarana produksi lain yang cukup, tetapi bila digunakan benih bermutu rendah maka hasilnya akan rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi produksi adalah penggunaan benih. Penggunaan benih unggul dalam budidaya pertanian harus dilakukan untuk mendongkrak hasil produksi. Salah satunya dengan penggunaan vareitas unggul baru (VUB). Benih bermutu mencakup mutu genetik, yaitu penampilan benih murni dari varietas terntetu yang menunjukkan identitas genetis dari tanaman induknya, Mutu fisiologis yaitu kemampuan daya hidup (viabilitas) benih yang mencakup daya kecambah dan kekuatan tumbuh beinh dan mutu fisik benih yaitu penampilan benih secara prima dilihat secara fisik seperti ukuran homogen, bernas, bersih dari campuran, bebas hama dan penyakit dan kemasan menarik. Untuk mendapatkan benih bermutu dan tahan disimpan, biji yang sudah dipanen perlu dikeringkan sampai dengan kadar air tertentu (misalanya padi 13 %) kemudian dilakukan pembersihan dan pemilahan. Untuk menunggu benih sampai saatnya ditanam dan untuk mempertahankan mutunya selama disimpan, benih perlu dikemas dengan bahan kemasan (wadah) yang kedap udara seperti toples, kaleng, plastik polyetilen atau yang lainnya. Keuntungan penggunaan benih bermutu buatan sendiri adalah dapat dilakukan secara mandiri dan kualitasnya tidak kalah dibanding dengan benih dari produsen benih. Dengan demikian, petani dapat menghemat biaya produksi untuk membeli benih dan bahkan jika sudah mapan dapat diajukan untuk mendapat sertifikasi dari pihak yang berwenang. Jenis dan Karakteristik dari Varietas Unggul Varietas Unggul Baru (VUB) Kelompok tanaman padi yang memiliki karakteristi umur kisaran 100-135 HSS (hari setelah sebar), anakan banyak (>20 tunas/rumpun), bermalai agak lebat (±150 gabah/malai). Varietas Unggul Tipe Baru (VUTB) Kelompok tanaman padi yang memiliki karakteristik postur tanaman tegap, berdaun lebar dan berwarna hijau tua, beranak sedikit (<15 tunas/rumpun), berumur 100-135 HSS, bermalai lebat (±250 gabah/malai), berpotensi hasil lebih dari 8 ton GKG/ha. Varietas Unggul Hibrida (VUH) Kelompok tanaman padi yang terbentuk dari individu-individu generasi pertama (F1). Berasal dari kombinasi persilangan dari 2 varietas padi yang memiliki karakteristik potensi hasil lebih tinggi. Keuntungan Menggunakan Benih Bermutu Tinggi 1. Benih tumbuh dengan tepat dan serempak. 2. Bila disemaikan, mampu menghasilkan bibit yang tegar dan sehat 3. Ketika ditanam, bibit dapat tumbuh lebih cepat 4. Pertanaman lebih serempak dan populasi tanaman optimum, sehingga mendapatkan hasil yang tingi. Ciri-ciri Benih Bermutu yaitu: 1. Varietasnya asli 2. Benih bernas dan seragam 3. Bersih, tidak tercampur dengan biji gulma atau biji tanaman lain 4. Daya berkecambah dan vigor tinggi sehingga dapat tumbuh baik jika ditanam di sawah 5. Sehat, tidak terinfeksi oleh jamur atau serangan hama. Kelas Benih Dalam Sistem Sertifikasi meliputi: 1. Benih Penjenis/Bredeer seed(BS) 2. Benih Dasar/Foundation seed(FS) 3. Benih Pokok/Stock seed(SS) 4. Benih Sebar/Extention seed(ES) Benih penjenis (BS) yaitu benih yang terdapat pada urutan pertama pada kelas benih dalam sistim sertifikasi, benih penjenis (BS) ditandai dengan pemberian label warna kuning. Benih ini langsung terdapat pada pemulia tanaman. Turunan dari benih penjenis (BS) adalah benih dasar (FS), benih dasar adalah benih yang di perbanyak oleh balai benih induk (BBI), benih ini ditandai dengan pemberian label warna putih. Turunan dari benih dasar (FS) adalah benih pokok (SS). Benih pokok (SS) yaitu benih turunan ke tiga dari kelas benih dalam sistem sertifikasi benih yang di tandai dengan pemberian label warna ungu, benih ini di perbanyak oleh penangkar-penangkar benih untuk di turunkan menjadi benih sebar (ES). Benih yang di jual di pasaran atau yang di gunakan petani adalah benih sebar (ES). Benih sebar adalah benih turunan ke empat dari kelas benih atau benih turunan terahir, benih ini di tandai dengan pemberian label warna biru, dan benih ini hanya bisa dilakukan satukali penanaman. Sertifikasi Benih Sertifikasi benih adalah serangkaian pemeriksaan terhadap calon benih yang dimulai sejak dipertanaman sampai pengujian mutu di laboratorium dengan tujuan untuk menjamin kemurnian genetik, mutu fisik, dan mutu fisiologis benih sehingga dapat memenuhi standar mutu benih yang ditetapkan dan layak untuk disebarluaskan. Sertifikasi dapat dilakukan oleh pemerintah maupun LSSM (Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu) Perbenihan. LSSM adalah suatu lembaga yang diberi wewenang untuk memberikan sertifikasi sistem mutu pada industri /perusahaan benih yang akan menerapkan sistem manajemen mutu terhadap proses produksinya. PENULIS : Rina Hasri, SP