Loading...

BERTANAM SECARA VERTIKULTUR

BERTANAM SECARA VERTIKULTUR
BERTANAM SECARA VERTIKULTURUpaya peningkatan gizi keluarga melalui pemamfaatan yang sempit dapat dilakukan dengan bertanam secara bertingkat (vertikultul). Verikultur yaitu bertanam dengan cara disusun secara bertingkat dengan menggunakan bahan dari bambu, paralon , pot, polibag, bisa digantung dengan tali atau disusun secara bertingkat .Penanaman secara vertikur mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan bertanam secara biasa yaitu 1) . Penggunaan lahan yang lebih efisien dengan populasi yang berlipat ganda, 2)Dengan pengaturan yang baik akan memberikan keindahan dan nilai seni, apalagi dikombinasikan dengan tanam hias, 3) Pemindahan tanaman lebih mudah karena menggunakan pot atau wadah dan 4) Mudah dalam pemeliharaan ,pemupukan dan penyianganTanaman yang dapat digunakan bertanam secara vertikultur biasanya tidak lebih dari 1 meter dan berumur pendek, karena ketersedian tanah dalam wadah yang terbatas. Wadah paralon atau bambu yang dipotong secara vertikal kurang cocok untuk tanaman buah karena dangkalnya wadah pertanaman sehingga tidak bisa mendukung tumbuh tegaknya tanaman.Dalam pelaksanaan budidaya secara vertikultur ada tiga hal yang harus diperhatikan yaitu : 1) media tumbuh dengan komposisi tanah, sekam dan kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1, 2) Wadah atau pot yang digunakan dapat berupa bambu, paralon dan lainnya yang bisa menampung media tumbuh sesuai dengan kebutuhan tanaman dan 3) pengaturan tanaman secara bertingkat dapat digunakan banguan dari rak kayu/bambu, rak besi atau paralon atau digantung dengan kawat atau tali Penulis Ir. Reita Roza, PP Nagari Buo, pada BPP Kec. Lintau Buo )