Cara ternak bebek petelur kering lebih menguntungkan daripada cara tradisional. Keuntungannya antara lain produktivitas telur lebih tinggi, kesehatan dan keselamatan bebek lebih terjamin, dan biaya pemeliharaan bebek lebih efisien. Cara ternak bebek petelur kering merupakan cara pemeliharaan dengan sistem dikandangkan. Bebek tidak digembalakan, tetapi cukup berada di kandang. Karena pakan dan minum sudah disediakan di dalam kandang. Namun, di dalam kandang tidak dibuatkan kolam untuk bermain atau berenang agar energinya tidak habis dan cukup dimanfaatkan untuk produksi telur. Dengan pemberian pakan yang teratur dan pemeliharaan yang benar, bebek akan tetap bisa bertelur saat berumur sekitar 6 bulan meskipun tidak ada pejantan. Telur tersebut hanya cocok untuk telur konsumsi karena telur yang dihasilkan steril (tidak mengandung benih) sehingga tidak bisa ditetaskan. Apabila tujuan pemeliharaannya untuk menghasilkan telur tetas sebagai pembibitan, maka perlu memelihara jantan. Untuk cara beternak Bebek petelur yang baik, salah satu hal yang harus diperhatikan selain modal awal usaha juga mengenai kandang, pemilihan DOD dan pemeliharaan DOD. A. KANDANG Pemilihan Lokasi Kandang Lokasi untuk beternak bebek petelur terletak di daerah yang terlindungi dan tenang. karena bebek tidak bisa diternakkan di tempat yang ramai atau gaduh dan bising. Tempat yang ramai dapat menyebabkan bebek mudah stres sehingga enggan untuk bertelur. Kandang bebek sebaiknya tidak terlalu dekat dengan permukiman karena umumnya bebek mengeluarkan bau yang menyengat. Bahan dan Prasarana Kandang Untuk pembuatan kandang intensif bisa menggunakan bahan yang murah namun kuat, salah satunya yaitu bambu yang cukup tua. Bambu dapat digunakan untuk kerangka bangunan, pagar dan lantai. Cara membuat kandang bebek dari bambu cukup mudah. Atap bisa terbuat dari alang-alang, ijuk, rumbia, genting, plastik bekas, atau bahan lainnya. Selain dari bambu, lantai kandang bisa berupa tanah biasa, semen, atau batu. Lantai kandang sebaiknya diberi alas jerami, sekam, serbuk gergaji, atau bahan litter lainnya. Peralatan yang harus ada di dalam kandang yaitu tempat pakan dan minum yang bisa dibuat dari kayu, plastik, atau bahan lain Kandang yang Ideal Pembuatan kandang harus memperhatikan arah kandang dan luas kandang. Kandang bebek tidak boleh terlalu sempit karena bebek merupakan hewan ternak yang mudah kaget dan ketakutan. Bebek akan saling bertabrakan atau berhimpitan. Selain itu, kandang yang sempit akan cepat becek dan dapat mengganggu kesehatan bebek. Arah kandang yang ideal yaitu membujur dari utara ke selatan. Sedangkan atapnya miring dengan bagian timur lebih tinggi daripada bagian barat. Hal ini bertujuan agar sinar matahari pagi bisa masuk ke dalam kandang. Cahaya diperlukan untuk merangsang kelenjar penghasil hormon pertumbuhan dan produksi telur. Tinggi kandang dibuat kurang lebih 2 meter agar aliran udara dalam kandang lancar. Selain itu, peternak tidak perlu membungkukkan badan ketika membersihkan kandang atau melakukan kegiatan lain di dalam kandang. Dinding kandang dinding yang ditutup hanya setinggi 60 cm dari lantai, sedangkan sisanya dibiarkan terbuka dan cukup ditutup dengan kawat atau bilah-bilah bambu. Idealnya tiap 1 m2 kandang berisi 4 ekor bebek. Contoh ukuran kandang bebek petelur 100 ekor, maka luas kandang sekitar 100 : 4=25 m2. Rumusnya adalah : Jumlah bebek yang dipelihara : 4 = Luas kandang yang diperlukan B. PEMILIHAN DOD Dalam pemilihan bibit (DOD), kita juga harus teliti. Karena bibit merupakan salah satu penentu keberhasilan dalam beternak. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan bibit unggul antara lain membeli bibit di tempat yang sudah terpercaya. Atau bisa juga dengan membeli telur tetas lalu ditetaskan sendiri, namun hal ini lebih beresiko apabila tidak memiliki pengalaman dalam menetaskan. C. PEMELIHARAAN DOD Merawat DOD harus dengan teliti dan telaten. DOD yang baru menetas, harus dipuasakan tanpa makan selama kurang lebih dua hari. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan alat pencernaannya. Ketika berpuasa, DOD tidak akan kelaparan atau mati karena masih mempunyai cadangan makanan dalam tubuhnya. Memasuki hari ketiga, bibit bebek mulai dilatih makan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menyeebar nasi yang telah dicelup ke dalam air dan diperas. Maka anakan bebek akan mengerumuninya dan memakannya. Ketika butiran nasi telah habis, taburkan lagi sedikit nasi dan begitu seterusnya hingga anak bebek merasa kenyang (tidak mematuk lagi). Kegiatan melatih tersebut dilakukan setiap hari sampai kurang lebih 10 hari. Setelah itu anak bebek mulai diberi makan kosentrat yang telah direndam dalam air dan diperas. Pakan bisa berupa jenis BR I-S atau 511 yang berbentuk pellet / voer. Pakan Ternak Bebek Petelur Setelah berumur sekitar 3 minggu, bebek sudah mulai bisa dikenalkan dengan dedak. Kosentrat yang biasa diberikan dicampur dengan dedak sedikit. Setiap hari, jumlah dedak ditambah sedikit demi sedikit dan sebaliknya, nasi dikurangi sedikit demi sedikit. Ketika sudah menginjak umur 2 bulan, bebek sudah bisa diberikan pakan yang sebagian besar berupa dedak. Bahan pakan alternatif yang bisa digunakan dapat terdiri dari bahan baku yang ditambah kosentrat (campuran bahan-bahan yang berprotein tinggi, namun berenergi rendah). Bahan pakan yang dapat dipilih antara lain dedak/bekatul, jagung, tepung ikan, bungkil kedelai, bungkil kelapa, ampas tahu, daging kelapa/kopra, sorgum dan menir. Pemberian pakan dapat dilakukan dua kali sehari (pukul 07.00 dan 17.00) atau tiga kali sehari (plus pukul 12.00), tergantung kebiasaannya. Di antara jam pakan dua kali, biasanya diselingi dengan camilan protein hewani. Jangan mengganti jenis pakan, petugas pakan dan jadwal pakan tiba-tba, sebab ini bisa embuat bebek stress. Hindari pemberian pakan di luar jadwal dan pemberian pakan sebaiknya diberikan saat semua Bebek dalam keadaan terjaga. D. PENYAKIT Walaupun tidak berakibat fatal, penyakit harus tetap diwaspadai. Tanda-tanda bebek sakit, apabila ia menolak makan, tidak bersuara, gerakannya lamban atau pasif. Contoh penyakit bebek antara lain berak kapur. Di tandai kotoran bebek berwarna hijau dengan bercak putih. Pengobatannya dengan memberikan nitro furans, sulfa atau antibiotik lainnya. Salah satunya dengan mencampur pakan dengan furszolidon 0,0011%. E. PANEN Umumnya bebek bertelur pada umur 6 bulan. Bebek sebagian besar akan bertelur setiap pagi hari, dan bisa diambil dengan ember atau tempat lain, selanjutnya telur tersebut bisa langsung dijual atau diolah menjadi telur asin atau olahan yang lain. Penyusun ASIH DWI INSANI, SP BPP KECAMATAN PEDAN