BIMBINGAN TEKNIS PERBIBITAN DAN PENGEMBANGAN AYAM KUB-SENSI AGRINAK-1
Kegiatan Bimtek Perbibitan dan Pengembangan Ayam KUB – SENSI AGRINAK I di Desa Iloheluma Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango yang di hadiri oleh Kepala BPTP DR Ir. Awalaudin Hippi, MSc pada hari Kamis tanggal 05 September 2019 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Gorontalo Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian . Swasembada protein hewani merupakan salah satu tujuan pemerintah. Pemenuhan akan daging diantaranya berasal dari unggas seperti ayam. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah berhasil mengembangkan ayam lokal unggul yang di kenal dengan ayam kampung unggul Balitbangtan (KUB). Ayam KUB merupakan ayam kampung asli inovasi dari Balitbangtan melalui hasil seleksi selama 6 generasi . KEUNGGULAN AYAM KUB Karakteristik dan keunggulan ayam KUB yaitu warna bulu beragam seperti ayam kampung pada umumnya, bobot badan umur 20 minggu 1.200-1600 g, bobot telur 35-45 g, umur pertama bertelur lebih awal (20-22 minggu), produksi telur lebih tinggi (160-180 butir/ekor/tahun), puncak produksi telur 65-70 % serta lebih tahan terhadap penyakit. Budidaya ayam kampung pada umumnya di bagi dalam tiga system budidaya yaitu system budidaya ekstensif, semi intensif dan intensif. Masyarakat pada umumnya memakai pola pemeliharaan system eksensif dengan pertimbangan tidak merepotkan, tidak memerlukan biaya, dan tidak untuk kebutuhan komersil. Pemeliharaan system ekstensif ini umumnya di terapkan pada skala rumah tangga dengan populasi 5 – 10 ekor ayam dewasa. Penulis : Anton Hadjarati, SP