Loading...

BISNIS TANAMAN JAHE UNTUK EKSPOR

BISNIS TANAMAN  JAHE UNTUK EKSPOR
Salah satu tanaman rempah2 yang mempunyai pangsa pasar yang tinggi baik di dalam Negeri dan juga sebagai komoditas ekspor adalah tanaman Jahe karena tanaman ini mepunyai banyak manfaatnya bagi Kesehatan tubuh manusia. Tanaman ini sudah merupakan komoditas yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia maupun manca Negara dan Tanaman Jahe salah satu tanaman yang cocok untuk di tanam di Indonesia. Tanaman jahe mempunyai 3 jenis antara lain, jahe gajah, jahe merah dan jahe emprit dimana dari bentuk dan penggunaannya berbeda, untuk jahe gajah merupakan jahe yang banyak peminatnya dan jahe untuk di ekspor, antara lain jenis jahe tersebut adalah ; Tanaman Jahe gajah Rimpang jahe gajah mempunyai ukuran lebih besar dan lebih gemuk daripada rimpang dari jenis jahe merah dan jahe emprit, tanaman jahe gajah mempunyai rumpun yang bobotnya sekitar 1,50 – 2,00 kg/rumpun. Jahe gajah mempunyai seratnya lebih sedikit dan halus serta aromanya tidak sekuat dari pada jahe lain, sedangkan waktu panen tanaman jahe gajah dapat dipanen pada saat masih muda atau sudah tua, hal ini tergantung dari kebutuhan. Kandungan yang terdapat pada jahe gajah antara lain, minyak astiri 0,82-1,66%; kadar pati 55,10 %, kadar serat 6,89 % dan kadar abu 6,6 – 7,5 %. Sedangkan jahe gajah kandungan minyak astiri lebih rendah dari pada jenis jahe lain. Tanaman Jahe merah Jahe merah mempunyai ciri rimpang dengan warna merah dan dipanen pada saat umur jahe sudah tua, dan mempunyai rimpang dengan ukuran yang kecil serta mempunyai bobot dengan berat 0.5 – 0,7 kg per rumpun. Jahe merah merah mempunyai cita rasa paling pedas dari pada jahe lain,dan mempunyai kandungan minyak atsiri cukup tinggi serta kandungan minyak atsiri semakin banyak apabila jahe di panen semakin tua. Sedangkan kandungan minyak atsiri sebanyak 2,58 – 3,90 %, kadar pati 44, 99 % dan kadar abu 7,46 %. Tanaman Jahe emprit A Jahe emprit mempunyai ukuran yang lebih kecil dari pada jahe lain ,dengan bobot perumpun sebesar 0,5 – 0,7 kg / rumpun dan dipanen pada umur tua, jahe ini mempunyai warna putih atau kuning dengan rasa lebih pedas dari jahe gajah. Kandungan minyak atsiri pada jahe emprit 1,5 – 3,5 %, kadar pati 54,70 % dan kadar abu 7,39 – 8,90 %. MANFAAT JAHE Rimpang Jahe mempunyai banyak manfaat baik jahe gajah, jahe merah dan jahe emprit, pemanfaatan rimpang jahe dapat berbagai keperluan, sedangkan jahe gajah digunakan secara langsung dalam bentuk segar sebagai bumbu masak, bahan pembuatan minuman herbal maupun sebagai bahan pembuat jamu dan juga dapat diolah dikeringkan untuk diolah lebih lanjut baik pengolahan secara tradisional ataupun modern. Dan jahe merah dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat- obatan dalam bentuk pila tau kapsul, juga sebagai wedang jahe, sedangkan jahe emprit dapat bermanfaat untuk pembuatan herbal, bumbu masak, dan bahan untuk dibuat minyak atsiri. PELUANG KOMODITAS EKSPOR Pangsa pasar untuk komoditas ekspor rimpang khusunya rimpang jahe jenis rimpang jahe gajah mempunyai pangsa pasar ekspor yang besar, dimana permintaan rimpang jahe gajah datang dari Nrgara2 Asia, Eropa dan Amerika diantaranya ; singapura, jepang, Hongkong, Malasyia, Pakistan, Belanda, Jerman, Amerika Serikat, dan Perancis, Di sejumlah Negara Eropa jahe gajah untuk Industri minuman seperti bir, produsen kue, dan bumbu masak membutuhkan rimpang jahe gajah untuk bahan campuran. Persyaratan Jahe untuk Ekapor Jahe untuk ekspor harus sesuai dengan persyaratan produk rimpang yang merupakan standar yang ditentukan oleh Negara tujuan ekspor, dimana persyaratan tersebut yaitu ; Rimpang jahe gajah harus utuh/ tidak patah-patah, luka, busuk dan bersih, kemudian ukuran dari rimpang tersebut rimpang utuh minimal sesuai dengan standar jenis rimpang dan kadar air berkisar antara 12- 14 % untuk rimpang kering. Jenis Rimpang jahe yang diekspor harus memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Negara tujuan ,karena jenis jahe yang diminta negara eksportir mempunyai karakteristik yang berbeda, Pangsa pasar di Asia diantaranya Cina mempunyai kebutuhan jahe yg Cita rasa pedas yaitu jahe merah. di Eropa dan Amerika Serikat lebih menginginkan Jenis rimpang jahe gajah karena jahe gajah cita rasanya tidak terlalu pedas. Kemudian untuk spesifikasi ekspor rimpang jahe ke Negara Asia lebih mudah karena terkait dengan ukuran dibawah standar ukuran ekspor ke Negara-negara Amerika atau Eropa dapat diekspor dengan kondisi rimpang jahe yang utuh, tidak patah, bersih, dan tidak luka atau busuk. Materi Cyber 3 April 2020 Penulis . Ali Nurdin