Loading...

BUDIDAYA DAN ANALISA USAHA JAMUR TIRAM DI KELOMPOK WANITA TANI JAMUR BAROKAH

BUDIDAYA DAN ANALISA USAHA JAMUR TIRAM DI KELOMPOK WANITA TANI JAMUR BAROKAH
Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Budidaya jamur tiram adalah usaha yang sedang popular diJambi saat ini, karena banyaknya peminat dan permintaan pasar di Jambi khususnya di Kabupaten Sarolangun akhir-akhir ini. Dikarenakan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang kebutuhan gizi, seperti halnya jamur tiram yang memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi terutama kandungan protein dan karbohidrat. Dan kegiatan usaha ini dilakukan oleh sekelompok Wanita Tani Jamur Barokah yang ada di Desa Payo Lebar Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun. Langkah-langkah yang harus dipersiapkan untuk memulai budidaya jamur tiram.a. Menyiapkan kumbungKumbung atau rumah jamur adalah tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur. Kumbung biasanya berupa sebuah bangunan, yang diisi rak-rak untuk meletakkan baglog. Bangunan tersebut harus memiliki kemampuan untuk menjaga suhu dan kelembaban.. Kumbung biasanya dibuat dari bambu atau kayu. b. Menyiapkan baglogBaglog merupakan media tanam tempat meletakkan bibit jamur tiram. Bahan utama baglog adalah serbuk gergaji, karena jamur tiram termasuk jamur kayu. Baglog dibungkus plastik berbentuk silinder, dimana salah satu ujungnya diberi lubang. Pada lubang tersebut jamur tiram akan tumbuh menyembul keluar. c. Cara merawat baglogTerdapat dua cara menyusun baglog dalam rak, yakni diletakkan secara vertikal dimana lubang baglog menghadap ke atas. Dan secara horizontal, lubang baglog menghadap ke samping. d. Panen budidaya jamur tiram Pemanenan dilakukan terhadap jamur yang telah mekar dan membesar. Tepatnya bila ujung-ujungnya telah terlihat meruncing. Namun tudungnya belum pecah warnanya masih putih bersih. Bila masa panen lewat setengah hari saja maka warna menjadi agak kuning kecoklatan dan tudungnya pecah. Bila sudah seperti ini, jamur akan cepat layu dan tidak tahan lama. Jarak panen pertama ke panen berikutnya berkisar 2-3 minggu. e. Analisi Usaha Budidaya Jamur TiramPeralatan :Mesin Perajang Kayu GuntingAlat Penyemprot Hama Wadah untuk panenKumbung Peralatan tambahanBaglog Pisau Biaya Operasional per Bulan Biaya Variabel :Bibit Jamur Rp. 100.000 x 30 = Rp. 3.000.000Serbuk Gergaji Rp. 50.000 x 30 = Rp. 1.500.000Karet Rp. 15.000 x 30 = Rp. 450.000Kantong Plastik Rp. 30.000 x 30 = Rp. 900.000Koran Rp. 25.000 x 30 = Rp. 750.000Obat Hama Rp. 50.000 x 30 = Rp. 1.500.000 +Total Rp. 8.100.000Pendapatan per BulanPenjualan rata-rata =20kg x Rp. 20.000 = Rp. 400.000,-Rp. 400.000,- x 30 hr = Rp. 12.000.000,- Keuntungan per BulanLaba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional = Rp. 12.000.000 – Rp. 8.100.000 = Rp. 3.900.000 Dari analisa diatas dapat diketahui dalam budidaya jamur tiram yang dilakukan Kelompok Wanita Tani Jamur Barokah yang ada di Desa Payo Lebar Kecamatan Singkut sangat menguntungkan dan bisa menghasilkan omzet hingga jutaan rupiah. (DWI FERYANI, S.TP / 19850214 201503 2 003)