Loading...

BUDIDAYA JAGUNG DI BAWAH TEGAKAN

BUDIDAYA JAGUNG DI BAWAH TEGAKAN
1. Pendahuluan Banyak tanaman yang dapat dibudidayakan dibawah tegakan yang dapat memberikan hasil yang cukup tinggi diantaranya untuk budidaya tanaman pangan misalnya jagung, Kacang Hijau, Kacang tanah, Empon-Empon dll. Faktor – faktor yang menjadi kendala bagi petani mengapa tidak banyak yang melakukan budidaya tanaman dibawah Tegakan diantaranya kurangnya pengetahuan dan ketrampilan melakukan budidaya tanaman dibawah tegakan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam optimalisasi lahan diantaranya teknologi budidaya yang tepat seperti pengaturan pola tanam, jarak tanam, pemilihan jenis tanaman. Peluang peningkatan pendapatan masyarakat tani disekitar hutan melalui pemanfaatan lahan dibawah tegakan, sambil menunggu tanaman pokok menghasilkan, sangat besar bila teknologi yang ada dikuasai oleh petani selaku pelaku utama budidaya ini. 2. Pengaturan jarak tanam Tanaman Tegakan yang dapat dibudidayakan untuk tanaman semusim, misalnya Jati, Sengon, Mahoni tanaman perekebunan misalnya cengke, karet, kelapa dll dengan tanaman semusim misalnya jagung. Tanaman dibawah tegakan akan mampu memberikan hasil dengan baik apabila cara budidayanya dibawah tegakan diatur agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Yang perlu dipertimbangkan untuk mengatur jarak tanam diantaranya adalah umur tanaman pokok, tinggi tanaman, kerimbunan tanaman. Pengaturan jarak tanam sangat dibutuhkan, karena tanaman jagung merupakan tanaman butuh sinar matahari penuh, sehingga perlu diperhatikan kerimbunan tanaman pokok yang ada, jangan sampai kebutuhan akan sinar matahari untuk tanaman Jagung tidak tercukupi. Jarak tanam jagung hybrida dibawah tegakan bisa menggunakan 80 X 40 cm atau 90 X 40 cm, tergantung tingkat kesuburan tanaman, sedang jarak antar tanaman pokok 1 m, hal ini juga perlu dipertimbangkan umur tanaman dan kerimbunan tanaman, semakin tua semakin rimbun jarak antar tanaman pokok harus diperlebar. 3. Teknik penanaman Untuk mendapatkan produksi yang maxsimal perlu ada upaya penaman dengan memperhatihan hal – hal sebagai berikut : Lakukan penanaman dengan memperhatikan umur tanaman pokok dan jarak tanam Jarak tanam 80 X 40 cm atau 90 X 40 cm, dengan 2 biji perlubang Dengan cara di tugal dengan kedalaman 2-3 cm Gunakan varietas benih jagung hybrida yang toleran terhadap naungan Gunakan lebih banyak pupuk kandang baik sebagai penutup lubang tanaman atau dipertanaman 4. Kesimpulan Pemanfaatan lahan dibawah tegakan, sangat kita harapkan karena kondisi lahan pertanian yang semakin sempit, pemanfaatan lahan dibawah tegakan sangat membantu peningkatan pendapatan petani, sambil menunggu tanaman pokok menghasilkan. Penulis : Isak Arip Hidayat (PPL Kab. Pangandaran) Sumber : wibowopenyuluh.blogspot.com