Loading...

Budidaya Jagung Merah Atau Jagung Merpati Desa Aeng Sareh Kecamatan Sampang

Budidaya Jagung Merah Atau Jagung Merpati  Desa Aeng Sareh Kecamatan Sampang
Jagung adalah salah satu tanaman penting di Pulau Madura selain padi dan tembakau serta kacang-kacangan dan tanaman lainnya. Jagung menjadi pilihan utama bagi petani didaerah Kecamatan Sampang. Selain itu peranan jagung sangat besar bagi budidaya peternakan unggas maupun ternak besar. Sebagai sumber makanan bergizi yang diperlukan dalam industri pakan ternak. Budidaya jagung merah atau jagung merpati adalah jenis jagung yang memiliki biji jagung sangat kecil sehingga cocok untuk pakan ternak khususnya burung merpati. Jagung merah bisa ditanam di lahan tegal atau sawah baik secara langsung atau bisa dibuat bedengan. Usahakan pada waktu olah lahan agar lahan tidak tergenang air. Bedengan dibuat dengan ukuran lebar 1 meter dan tinggi 20-30 cm, jarak antar bedengan sebesar 30 cm. Dalam satu bedeng bisa ditanam dua larik tanaman. Pemupukan dasar untuk budidaya jagung merah atau jagung merpati sebaiknya campuran dari pupuk kotoran ayam dengan kotoran sapi atau kambing dengan komposisi 1:1. Pupuk kotoran ayam memberikan kadar N yang banyak dan lebih cepat terurai, sedangkan pupuk kotoran sapi atau kambing lebih kaya akan K dan P. Penanaman jagung merah paling efektif dengan cara ditugal. Buatlah lubang sedalam 2-3 cm kemudian masukkan 2 butir benih jagung. Setelah itu tutup dengan tanah dan kompos, kemudian siram agar kelembaban tanah terjaga. Jarak tanam ini mengikuti jumlah populasi ideal tanaman. Budidaya jagung merah atau jagung merpati akan menuai hasil baik dengan menjaga populasi tanaman. Hama yang banyak ditemukan dalam budidaya jagung merah atau jagung merpati antara lain penggerek, penggerek tongkol, belalang, kutu daun dan tikus. Berikut sifat-sifat hama pada tanaman jagung merah. Jagung merah atau jagung merpati dapat dipanen setelah berumur 90-95 hari. Dengan ciri klobot (bungkus janggel jagung) berwarna coklat muda dan kering serta bijinya mengkilat. Pemetikan jagung merah sebaiknya dilakukan pada pagi hari, karena udara panas cendrung dapat mengurangi kadar gula pada biji jagung manis. Untuk mempertahankan kadar gula lebih lama, selepas panen dari kebun harus segera masuk ke ruang pendingin pada temperatur 1-5 oC. Penulis : Yulia Krisnawati Syukri, S.Pt Admin BPP Sampang : Moh. Salim, SP