Loading...

Budidaya Kelapa Hibrida

Budidaya Kelapa Hibrida
Sebelum memutuskan membeli atau membibitkan jenis kelapa ini agar tak menyesal, maka sebaiknya kita pastikan terlebih apakah lahan atau lingkungan tempat yang akan kita gunakan sesuai dengan persyaratan tumbuh kembang pohon kelapa, untuk mengetahuinya perhatikan dibawah ini: Kelapa hibrida dapat tumbuh optimal di daerah yang memiliki ketinggian antara 0-450 mdpl Tanaman ini menyukai curah hujan antara 1300-2300 mm/tahun Sebaiknya pohon kelapa ditanam di area yang punya suhu sekitar 20°C-27°C. Kekeringan yang cukup panjang bisa mengakibatkan produksi berkurang sampai 50%, sedangkan jika terlalu lembap menyebabkan pohon kelapa terserang jamur. Tanah yang disarankan untuk menanam kelapa jenis ini antara jenis tanah vulkanik, tanah berpasir, tanah berbatu, tanah liat, serta tanah aluvial, yang memiliki pH tanah sekitar 5 hingga 8. Pastikan lahan yang akan kita pilih tersinari matahari sekurang-kurangnya 4 jam sehari Memilih Bibit Kelapa Hibrida Kualitas Unggul Setelah mengetahui syarat tumbuh pohon kelapa hibrida maka langkah selanjutnya memilih bibit kelapa hibryda yang akan kita tanam. Hanya bibit yang berkualitas serta unggulan yang akan menghasilkan buah lebih cepat serta mendapatkan panen yang maksimal. Untuk mengenali bibit berkualitas terbaik dan unggulan berikut ciri-cirinya : Pastikan bibit berasal dari indukan sudah berusia antara 20-40 tahun. Bibit kelapa yang baik adalah yang memiliki batang kuat serta lurus. Bibit bebas dari hama dan penyakit Pastikan bibit kelapa hibrida diambil dari indukan yang memiliki produktivitas yang tinggi. Kelapa yang baik untuk dijadikan benih adalah buah yang telah berumur sekitar 12 bulan, Indukan bibit yang dipilih memiliki buah yang berbentuk bulat agak lonjong yang ukuran panjang 22cm-25cm dan lebar 17 cm-22cm. Indukan bibit memiliki buah berkulit licin dan agak halus serta warnanya coklat, Indukan bibit berbuah kelapa yang isi air buah cukup banyak/berisi ketika kelapa kita goyang-goyangkan. Proses Persiapan Lahan Tanam Setelah Anda mendapatkan bibit unggulan, maka langkah selanjutnya adalah proses persiapan lahan tanam atau kebun yang kita pilih, proses persiapan ini sebaiknya kita lakukan minimal satu bulan sebelum bibit kita pindah ke lahan tanam tersebut. Berikut ini langkah-langkah untuk persiapan lahan tanam : Bersihkan terlebih dahulu lahan tanam dari material dan tanaman penggangu seperti gulma, rumput, batu-batuan, sampah plastik, sampah an-organik, dan lain lain. Kita gembur-gemburkan tanah terlebih dahulu menggunakan cangkul, Jika ternyata tanah yang dipilih memiliki kadar keasaman tinggi maka bisa kita lakukan pengapuran. Kita buat lubang kira-kira ukurannya 70cmx70cmx70cm Kita pastikan jarak antar lubang tanam kira-kira 8m per-lubang Setelah lubang jadi maka berikan 300 gr pupuk TSP di tiap lubangnya. Biarkan lubang tanam minimal sebulan Proses Penanaman Bibit Kelapa Setelah sebulan kita diamkan lubang tanam, maka langkah selanjutnya adalah proses penanaman. Agar lebih jelas ikuti langkah-langkah penanaman berikut ini: Buka polybag bibit kelapa hibrida secara perlahan dan hati-hati, upayakan akarnya tidak rusak. Selanjutnya masukkan bibit kelapa pada lubang tanam yang telah disiapkan, pastikan kita letakkan tepat ditengah lubang dan jangan sampai miring, agar pertumbuhan pohon kelapa lurus. Tutup lubang dengan tanah yang dicampur pupuk organik atau pupuk kandang Terakhir siram dengan air Biasanya untuk 1 hektar lahan tanam kita memerlukan sekitar 160 batang bibit kelapa dan sisa 17 biasanya kita gunakan untuk penyulaman.