Loading...

BUDIDAYA KELINCI DI KAKI GUNUNG LAWU DESA KARANGGUPITO KECAMATAN KENDAL KABUPATEN NGAWI

BUDIDAYA KELINCI DI KAKI GUNUNG LAWU DESA KARANGGUPITO KECAMATAN KENDAL KABUPATEN NGAWI
Kelinci merupakan binatang dengan kemampuan reproduksi yang luar biasa. Dalam jangka waktu setahun, satu betina bisa melahirkan anak-anak kelinci sebanyak lima kali. Dalam satu kali masa mengandung, kelinci bisa mengandung lebih dari satu bayi sebab uterus atau rahimnya lebih dari satu dan memungkinkan untuk terjadinya multiple impregnations. Satu kelinci betina mampu melahirkan 5 sampai 15 bayi kelinci. Untuk peternak, tentu hal ini sangat menguntungkan. Hal tersebut melatarbelakangi Bapak Maksum Kelompok Tani Wahana Mandiri Dusun Duwet Desa Karanggupito Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi untuk menekuni usaha budidaya kelinci. PEMBIBITAN Jenis Kelinci yang dibudidayakan adalah Rex lokal. Beliau membelinya dari Kabupaten Magetan dalam pembibitannya pada saat kelinci masih berumur 3 bulan. 1 Jantan 3 Betina. Dengan harga 200.000 rupiah. PEMELIHARAAN Dimulai dengan pembuatan kandang dari bambu dengan spesifikasi Tinggi 45 Cm Lebar 60 Cm dan Panjang 75 Cm. dan diletakkan di tempat yang cukup sinar matahari dan tidak lembab. Kemudian pakan Kelinci yang dibudidayakan adalah dengan konsntrat atau pakan fabrikan. Karena konsep budidaya Kelinci saat ini adalah modern yaitu peternak tidak perlu repot repot mencari rumput. Disamping kandungan dari konsentrat sendiri adalah bagus. Pakan fabrikan yang digunakan adalah Citra Vital Rabbit dan Megalis dengan perbandingan 1 : 3. Dengan takaran : Usia 1,5 – 2 bulan 30 gram / pakan Usia 2 – 3 bulan 80 gram / pakan Awal hamil 100 gram / pakan Akhir hamil 120 gram / pakan Jantan mulai usia 8 bulan 100 gram / pakan KESEHATAN Kesehatan dimulai dari kandang. Harus sejuk dan sirkulasi udara lancer. Dengan ukuran yang sudah sesuai ketentuan. Dan kandang dibuat panggung. Untuk budidaya Kelinci konvensional yang masih diliarkan di tanah, akan sangat mempengarruhi kesehatan ternka Kelinci. Penyakit yang umum menyerang Kelinci adalah penyakit kulit dan kembung. PENJUALAN Penjualan Kelinci dengan sistem timbangan daging hidup. Dengan harga daging berat hidup 37 ribu sampai dengan 40 ribu untuk Kelinci jantan. Dan harga daging berat hidup 165 ribu sampai dengan 180 ribu. Sedangkan untuk harga induk Kelinci hamil per ekor mencapai 250 ribu sampai dengan 300 ribu. Perbedaan harga daging berat hidup ini dikarenakan untuk betina biasanya dijadikan bibit bagi peternak lain, sedangkan jantan pada budidaya kelinci cukup satu bagi duabelas ekor betina, untuk itu akhirnya diperjualbelikan sebagai daging. Penulis : Aziz Febry Atmoko, Penyuluh BPP Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi