Nenas ( ananas comosus 1.mere ) merupakan salah satu komoditi buah � buahan yang mudah di kembangkan dan banyak di kembangkan di Propinsi Riau. Hal ini di sebabkan kesesuaian� agrokalimat, sifat adaptasi yang tinggi dan mudah di perbanyak, baik melalui tunas ssmahkota, tunas batang, tunas akar, dan melalui batng beruas. Di Propinsi Riau Tanaman nenas merupakan komoditi buah � buahan yang bernilai ekonomi tinggi. Buah nenas sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan karbohidrat sebagai obat penyembuh berbagai penyakit, kandungan serta dan kalsium dalam buah nenas dapat digunakan sebagai obat sembelit dan gangguan pada saluran kemih. Namun manfaat di samping buah adalah sebagi bahan baku industri sirup engalengan nenas. 2.�� �Bibit a.�� �Bibit berasal dari tanaman induk yang normal dan sehat, mata buah seragam, dan anakan 2-4 anakan b.�� �Bibit dapat berupa bagian mahkota, tunas batang, ( siller batang ) dan tunas akar c.�� �Jenis bibit yang dipilih harus seragam dengan daya tubuh baik. Sebaiknya berasal dari satu jenis seperti tunas batang namun bila tidak melekukan bias dengan mencapur dengan tunas akar atau mahkota IV.�� �Teknologi budi daya 1.�� �Penyiapan Lahan a.�� �Pembersihan 300 kg dari semak belukar tunggul tanaman dan kayu � kayu yang dapat menggagu pertumbuhan tanaman b.�� �Pengajiran -�� �Buat tanda dengan menggunakan ajir sesuai dengan jarak tanam -�� �Bila pada tanaman satu ( 1 ) alur jarak tanam dalum satu baris 35-50 cm, jarak antar baris 50-80 cm Penyiapan lahan juga dapat dilakukan dengan sistem bedengan dengan membuat bedengan lebar 1,25 m dan jarak antar bedengan 50-60 cm sedangkan pada tanam bias 1 alur maupun 2 alur 2.�� �Penanaman -�� �Benih ditanam sedalam 5-10 cm tergantung ukuran kelas bibit (panjang bibit ) bibit di tanam 1 ( satu ) bibit perbatang -�� �Tanah dipadatkan disekitar pangkal batang nenas, agar tanaman tidak mudah rebah dan perkara nenas dapat mencapai air tanah. -�� �Lakukan penyiraman maksimal sampai 1 bulan setelah tanam. 3.�� �Penyiangan -�� �Penyiangan dilakukan agar pertanaman bebas dari rumput liar -�� �Bersamaan penyiangan juga dilakukan penjarangan guna mengatur jumlah anakan, maksimal dan anakan perumpun. -�� �Penyiangan dilakukan 2-4 kali selama pertanaman 4.�� �Pemupukan o�� �Pemupukan dilakukan dua kali dengan dosis 90 HST : urea kg / Ha, 3 bulan sp 36 : 100 kg ? Ha, Kcl 50 kg / Ha, 10-14 bulan : urea : 150 kg / Ha, SP 36 50 KG / Ha, KCL 100-200 kg // Ha