Loading...

Budidaya Nenas Di Lahan Gambut

Budidaya Nenas Di Lahan Gambut
Budidaya Nenas di Lahan GambutMedang Kampai merupakan salah satu Kecamatan yang ada di Kota Dumai. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Dumai luas wilayah Kecamatan Medang Kampai 373 Km2.Kecamatan Medang Kampai merupakan salah satu memiliki potensi nenas khususnya di Kelurahan Mundam. Sebagian besar penduduk di Kelurahan Mundam ini berusaha tani nenas untuk sumber penghidupan keluarga.Budidaya Nenas yang dilakukan petani adalah sebagai berikut :Persiapan Lahan Lahan sebelum ditanam dilakukan penebasan. Dibiarkan terlebih dahulu setelah mulai tumbuh gulma baru dilakukan penyemprotan dengan herbisida, lalu lahan siap untuk ditanami Nenas.Persiapan Bahan TanamBahan tanam berasal dariNanak Sepit dan Anak Buah. Anak Sepit adalah anakan Nenas, sedangkan anak buah adalah mahkota buah nenas. Bahan tanaman setelah dipisahkan dari induk maupun buahnya dibiarkan atau dilayukan terlebih dahulu selama lebih kurang 5 - 7 hari.Bahan Tanam/Bibit diperjualbelikan dengan harga Rp. 300/buah. Pengangkutan Bibit dilakukan dengan menggunakan Goni Plastik yang dapat diisi bibit sebanyak 250 – 300 batang.PenanamanPenanaman dilakukan dengan alat tugal, bibit ditanamkan dipastikan bagian bawah tanaman bersingggungan dengan bahan gambut tidak menggantung.Bibit/Bahan tanaman sebelum di tanaman bagian bawahnya yang keras dipotong dengan pisau tajam. Tujuannya untuk mempercepat pertumbuhan akar.Jarak tanam antar barisan lebih kurang 1,5 meter. Jarak yang lebar dimaksud agar memudahkan untuk perawatan dan pemeliharaan terutama untuk penyiangan. Sedangkan jarak dalam barisan antara 30-50 meter.PenyianganPenyiangan dilakukan sesuai dengan perkembangan gulma. Alat yang digunakan dengan menggunakan parang dengan cara menebas gulma dan mencabut gulma yang berdekatan dengan pokok nenas. Setelah selesai penebasan gulma dan jika gulma mulai tumbuh lagi dilakukan penyemprotan dengan menggunakan herbisida. Penyemprotan gulma dilakukan dengan cara berhati-hati agar tidak mengenai tanaman nenas.PemupukanPemupukan dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada umur 3 bulan, 7 bulan dan 9 bulan. Pemupukan yang dilakukan adalah dengan menggunakan pupuk Urea dan KCl. Pada umur 3 bulan setelah tanam : Urea 2 Kg + KCL 1 Kg dicairkan dalam ember besar (12 liter air). Dari campuran tersebut setiap 600 ml digunakan untuk memupuk 7-8 pokok nenas.Pada umur 7 bulan setelah tanam : Urea 3 Kg + KCl 2 Kg dengan perlakuan yang sama. Pada umur 9 bulan setelah tanam diberi dengan dosis yag sama dengan pada saat umur 3 bulan atau 7 bulan dengan melihat perkembangan tanaman. Pada umur 9 bulan 15 hari diberi perangsang (scorpion)0,25 butir perpokok atau perangsang (anaa) 0,5 butir/perpokok (bahan aktif perangsang – Alpha naphthyl acetic acid)PanenNenas akan dipanen 4 bulan 10 hari setelah pemberian tablet perangsang. Bila diukur dari umur tanaman maka panen pertama pada umur 1 tahun, panen selanjutnya pada umur 7 – 8 bulan.Penulis : Jumita Roza, S.TP BPP Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai