Loading...

BUDIDAYA TANAMAN BUAH DALAM POT

BUDIDAYA TANAMAN BUAH DALAM POT
Budidaya tanaman buah dalam pot (tabulampot) banyak disukai bagi penghobi tanaman buah yang tinggal di daerah perkotaan karena memaksimalkan halaman yang sempit, mudah dipindah-pindah tanpa merusak tanaman, berfungsi sebagai tanaman hias, dapat diatur masa berbunga dan berbuah. Untuk itu ada beberapa cara untuk merawat tabulampot secara umum. 1. Media Tanam Yang digunakan terdiri tanah, humus, kompos, pupuk kandang, pasir, sekam atau serbuk gergaji. Isi bagiab bawah/dasar pot dengan sekam/serbuk gergaji dicampur dengan pasir setinggi seperempat pot. Lapisan kedua diisi dengan pupuk kandang atau bokashi. Lapisan ketiga diisi dengan tanah dengan ketinggian mencapai setengah bagi dari pot. Lapisan atas diisi dengan media campuran antara serbuk gergaji atau sekam padi, pupuk kandang atau kompos dan tanah dengan perbandingan 1:2:2 sampai dengan ketinggian leher pot 2. Pemilihan Pot Pilih pot sesuaikan dengan ukuran bibit tanaman 3. Penanaman Masukkan bibit pada lubang tanam yang disediakan, atur posisi tanaman agar tanaman terlihat tegak, siram. Letakkan tanaman pada tempat yang terkena sinar matahari penuh 4. Penyiraman Dilakukan setiap hari, sebaiknya dilakukan pada saat pagi atau sore 5. Pemupukkan Lakukan pemupukkan secara berkala setiap 3 bulan sekali, atau minimal 2x dalam setahun pada awal musim hujan dan awal musim kemarau. lebih baik gunakan pupuk organik. Pada saat pembungaan gunakan pupuk yang mengandung P dan K tinggi agaar bunga dan calon buah tidak rontok 6. Pemangkasan Pemangkasan diperlukan untuk membentuk percabangan, dengan cara memangkas cabang atau tunas air dan cabang bagian dalam yang tidak terkena sinar matahari langsung. Pemangkasan produksi berfungsi untuk merangsang pembungaan. Pemangkasan peremajaan dilakukan pada tanaman yang sudah tua. 7. Pengendalian Hama Penyakit Untuk menjaga tanaman dari serangan hama penyakit dilakukan penyemprotan anti hama/penyakit secara rutin, lebih baik gunakan pestisida organik. Kebersihan dan penempatan tanaman pada tempat yang terkena sinar matahari sangat diperlukan karena beberapa penyakit menyukai suhu udara yang lembab.