Loading...

Budidaya Tanaman Melon

Budidaya Tanaman Melon
BUDIDAYA TANAMAN MELONArtikelOlehHerman, SP � Melon adalah tanaman atau buah yang masuk dalam keluarga labu-labuan atau Cucurbitaceae yang dapat dinikmati langsung maupun diolah menjadi campuran es. Banyak orang di indonesia atau dunia menyukai rasa buah melon yang manis dan segar, oleh karena itu jika anda berniat melakukan budidaya melon sebagai ladang bisnis atau pun hanya sebagai bahan konsumsi pribadi kami sangat mendukung.Syarat-syarat tumbuh tanaman melon.Sebelum masuk kedalam cara menanam melon kami akan membahas sedikit syarat atau faktor pendorong tumbuh tanaman melon berikut ini:1. IklimPilih lokasi yang memiliki udara sejuk serta kering (25-30 derajat C ) karena tanaman melon tidak dapat tumbuh dengan baik bila lokasi bersuhu dibawah 18 derajat C, lalu pilih lokasi yang memiliki udara sedang karena jika lokasi yang anda pilih anginnya keras dapat merusak tanaman melon, selanjutnya pilih lokasi yang memiliki kelembaban udara sedang karena jika lokasi yang pilih memiliki kelembaban udara tinggi akan membuat tanaman melon lebih mudah terserang penyakit.2. Tanah atau media tanamPilih tanah yang liat serta berpasir karena jenis tanah itu banyak mengandung zat hara sehingga pertumbuhan akar melon berlangsung cepat dan tanaman menlon tidak menyukai tanah yang basah, lalu pilih tanah yang ber PH 5,8 � 7,2, selanjutnya ketersedia air karena tanaman melon sangat memerlukan air dalam proses pelarutan zat makan dari tanah.3. Lokasi penanaman atau ketinggian lokasiTanaman akan tumbuh dengan baik atau optimal pada daerah yang memiliki ketinggian 300-900 dpl, jika lokasi yang anda pilih kurang atau lebih dari kisaran itu maka tanaman melon tidak dapat tumbuh dan berbuah secara optimal.Panduan Cara Menanam Melon Step by StepBaiklah diatas tadi adalah syarat-syarat tumbuhnya tanaman melon, setelah anda memahaminya kami akan melanjutkan ke tahap- tahap penanam melon yang akan dijelaskan dibawah ini:1. Pemilihan bibit melon� Pilihlah bibit yang akan anda tanaman� Sebelum melakukan penanaman rendah terlebih dulu bibit melon dengan air atonik untuk memastikan baik atau tidaknya� Setelah itu tunggu hingga 2 jam, lalu anda perhatikan jika ada bibit yang mengapung makan bibit tersebut tidak baik tapi jika tenggelam semua maka bibit tersebut baik� Setelah itu pilih bibit melon yang tenggelam dan keringkan agar tidak berjamur 2. Proses penyemaian bibit� Pilih tempat semai, bisa menggunakan polybag atau pot� Setelah itu siapkan media tanaman berupa tanah humus dan pupuk kandang kering� Lalu campur dengan rata tanah dan pupuk kandang kering dengan perbandingan 3:1 menggunakan cangkul� Langkah berikutnya masukan media tanaman kedalam tempat semain pastikan jangan terlalu penuh� Selanjutnya taburkan bibit melon dan tutup menggunakan tanah dengan tipis� Lalu siram dengan air setiap agar proses pertumbuhan kecambahnya lebih cepat� Biasanya bibit melon yang baik dan proses penyemaian dilakukan dengan benar, bibit akan tunggu selama 2 minggu sejak awak penanaman.3. Pengolahan lahan tanam � Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menyiapkan alat dan bahan berupa cangkul, sabit dan pupuk kandang kering� Lalu bersihkan lahan tanam dari hama pengganggu baik rumput, sisa tanaman yang tidak berguna mengunakan cangkul dan sabit� Setelah lahan bersih, mulailah proses pembajakan atau penggemburan tanah menggunakan cangkul dengan kedalam 40 cm. Pada langkah ini anda bisa menambahkan pupuk kandang kering agar lebih tercampur rata dengan perbandingan 3:1.� Jika lahan memiliki ph tanah dibawah 5 atau diatas 7, anda bisa melakukan pengapuran terlebih dulu dan setelah kapur ditaburkan biarkan selama 1-2 minggu� Langkah selanjutnya buat bedengan dengan lebar 130 cm, tinggi bedangan 50 dan panjang sesuaikan dengan kondisi lahan. Seteleh itu buat drainase disekitar bedengan dengan jarak 40 cm lalu buat juga lubang penanam melon di bedengan dengan jarak antar lubang 30-40 cm.� Setelah itu anda bisa menutup bedengan menggunakan plastik dan biarkan selama 1-2 minggu atau bisa sambil menunggu bibit disiap ditanam dari tempat semai.4. Proses penanam melonCara menanam melon, ambil tanaman melon dari tempat semai bersama tempat semainya baik itu pot ataupun polybag. Jika anda menggunakan polybag bisa langsung memasukkan tanaman melon kedalam lubang yang sudah disiapkan sebelumnya namun polybag harus dilepas agar akar tanaman melon berkembang dengan baik. 5. Perawatan tanaman melon.Proses penyulaman adalah menggantikan tanaman melon yang mati dengan tanaman melon yang baru, penyulama dilakukan pada tanaman melon yang berumur 1 minggu. Jika mengganti tanaman yang berumur lebih dari 1 minggu takutnya masa pertumbuhannya akan berbeda.Proses penyiangan adalah pembersihan lahan tanam dari hama pengganggu baik rumput dan tanaman liar lainnya. Kegiatan ini bisa dilakukan dengan tangan kosong dan bisa menggunakan sekop, penyiangan dilakukan pada tanaman yang berumur 3-6 minggu.Pemasangan ajir adalah pemberian tompangan untuk tanaman melon menggunakan bambu atau kayu tujuannya agar buah tidak bersentuhan dengan permukaan tanah. Pemasangan ajir dilakukan sebelum tanaman tumbuh besar. � PemupukanPemupukan susulan diberikan pada tanaman yang berumur 1 minggu, pupuk yang dianjurkan berbentuk cair. Jika anda menggunakan pupuk kimia, maka proses pumupukan dilakukan sebanyak 6 kali.6. Proses panenCara menanam melon yang terakhir adalah proses panen, setiap petani selalu menunggu yang namanya panen karena mereka bisa menikmati buah melon yang susah-susah ditanam selama kurang lebih 3 bulan. Buah melon yang siap panen biasanya berumur 3 bulan sejak awal penanaman, lalu serat jala dipermukaan kasar, kulit berwarna hijau kekuning-kuninga serta sudah mengeluarkan aroma wangi. Proses pemetikan buah melon bisa menggunakan gunting atau pisau, yang perlu anda ingat adalah potong tangkai yang mengarah pada daun bukan tangkai yang mengarah pada buah. Penulis, PPL Blang Bintang, 11 November 2018 Herman, SP �