Tanaman pucuk merah yang memiliki nama latin Syzigium oleana ini merupakan salah satu jenis tanaman perdu, tanaman ini memiliki bentuk kecil memanjang yang bewarna hijau muda, dan tentu saja ujungnya bewarna merah seperti namanya. Tanaman ini termasuk dalam family Myrtaceae, tanaman ini juga sangat cocok ditaruh didalam pot. Tanaman pucuk merah ini biasanya tumbuh dengan tinggi rata-rata sekitar 50 cm – 3 m tergantung pada dirinya hidup dimana. Tanaman ini juga tidak bisa disiram setiap hari,membutuhkan perawatan khusus, yaitu: Pemotesan 2minggu sekali Pemangkasan 2-3bln sekali Pemupukan dengan NPK 2-3 bln sekali. Alat dan bahan yang di gunakan dalam pembibitan.Alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya pucuk merah sangat penting untuk mempermudah dalam pelaksanaan perbanyakan tanaman ini. Berikut alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya pucuk merah : cangkul, garuan, ember, angkong, ayaan besi, pisau cutter/gunting stek Cara Menanam Tanaman Pucuk Merah a. Dengan Cara Menggunakan Bibit 1) Memilih biang tanaman pucuk merah yang berkualitas bagus2) Merendam pucuk merah potongan yang akan dijadikan bibit dengan disinfektan, dan perangsang akar3) Menanam bibit pucuk merah di media tanam dari tanah merah murni di yang dimasukkan polybag ukruan 104) Memasukkan ke ruang sungkup selama 40 hari5) Memindahkan yang hidup ke kantong 18 dengan media campuran tanah merah dan sekam mentah6) Melakukan penyiraman pagi dan sore dengan pencahayaan yang cukup. b. Dengan Cara stek Siapkan tanaman pucuk merah yang akan di gunakan untuk penyetekan. Memotong pucuk pucuk dari tanaman menggunakan pisau cutter. Potong tanaman pucuk merah sekitar 15-20 cm yang tidak terlalu mudah dan tidak terlalau tua. Pangkas daun bahan yang mau di stek dan sisahkan beberapa helai daunn agar memudahkan dalam mengontrol tanaman masih hidup atau sudah mati. Tanam bahan stek pada posisi miring atau tegak,dan beri zat pengatur perangsang tumbuh untuk merangsang pertumbuhan akar. Letakkan tanaman yang sudah di stek ke tempat yang teduh, sehingga mengurangi penguapan dan stres pada tanaman. Siram tanaman pagi dan sore hari. Pemeliharaan. 1. Penyiraman Penyiraman ini sebaiknya dilakukan setiap sehari,yaitu; Pagi pukul 07:00 - 09:00 WIB, dan sore pukul 15:00 – 18:00 WIB. Penyiraman ini dapat dilakukan dengan menggunakan selang sumisamsui atau menggunakan selang berkepala gembor. 2. Pemupukan Pemupukan dilakukan dengan cara dilarutkan dengan air atau ditaburkan.Pemupukan sangat penting dilakukan karena untuk memperbaiki atau meningkatkan kesuburan tanah. pemupukan tergantung pada umur dan pertumbuhan bibit. 3.Pengendalian Gulma Dalam budidaya pucuk merah, pengendalian gulma dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu : 1. Secara ManualPengendalian yang dilakukan dengan cara manual yaitu mencabut semua gulma yang ada di dalam dan di luar polybag. Penyiangan dilakukan dengan rotasi 2 minggu sekali atau tergantung pada pertumbuhan gulmanya. Rumput dibersihkan dan dibuang ke luar bedengan agar bibit terlihat bersih. 2. Secara KimiaPengendalian gulma secara kimia yaitu pengendalian dengan menggunakan herbisida kontak dengan knapsack sprayer dengan rotasi 2-3 minggu. 4.PemangkasanPemangkasan yang dilakukan seacara rutin. Bentuk tajuk yang rapi, bahkan dibuat bentuk-bentuk tertentu akan menambah indah penampilannya. Pemangkasan dapat dilakukan 2-3 bulan sekali. Bila pertumbuhannya lebih cepat dari itu, pemangkasan harus segera dilakukan demi mempertahankan bentuk tajuk sesuai dengan yang diinginkan. Tajuk pucuk merah pun akan tumbuh lebih rapat, dan tunas merah akan lebih banyak terlihat. Tentu saja, penampilan tanaman ini akan lebih indah dipandang mata. Dirangkum dari berbagai sumber oleh : Farida Aryani