Bunga Kemboja sudah sangat terkenal dan pastinya tidak asing bagi yang senang berkunjung ke Pulau Dewata, karena bunga cantik ini menjadi ikon. Di Bali, kamboja ditanam di berbagai titik dan dijadikan keperluan keagamaan serta adat. Sering terlihat masyarakat Bali menyematkan bunga kamboja di telinganya. Kamboja dapat tumbuh subur di dataran rendah sampai ketinggian tanah 700 m dpl. Ciri khas tanaman ini mudah tumbuh dan berkembang biak serta tidak memerlukan perawatan khusus. Tanaman kamboja dapat bertahan hidup sampai ratusan tahun karena merupakan tanaman sekulen yaitu jenis tanaman yang dapat menyimpan air pada seluruh bagian mulai dari akar, batang, daun, dan bunganya.Berdasarkan tinjauan beberapa kajian ilmiah, secara morfologi kamboja memiliki ciri-ciri antara lain batangnya bulat dan berkayu keras, bengkok dengan percabangan 5 yang banyak. Pada kulit batang muda mempunyai warna hijau dan akan berubah menjadi abu-abu seiring dengan penuaan batang. Saat berbunga, cabangnya akan kehilangan daun dan hanya terlihat seperti pohon mati dengan cabang yang gundul. Daunnya memiliki beragam bentuk antara lain berbentuk lanset dengan ujung dan pangkal daun meruncing, berwarna hijau dan tebal, serta tulang daunnya menonjol. Lalu terdapat jenis daun yang sempit dan ada pula yang ujung daunya tidak lancip, tetapi membulat. Selain itu ada daun yang pada bagian pangkalnya menyempit, tetapi di bagian ujung melebar. Umumnya panjang daun berukuran 15- 20 cm. Sementara lebar daunnya berkisar 6 – 12,5 cm. Bagian yang paling terfavorit adalah pada bunganya, bunga kamboja memiliki ukuran diameter 8-12 cm. Mahkota bunga umumnya berjumlah lima helai dan memiliki wangi yang khas. Mahkota bunga mempunyai corong dengan lingkar yang sempit dan sisi bagian dalamnya berambut halus. Bentuk mahkotanya pun tidak monoton, ada yang bertajuk lebar hingga bulat serta mahkota panjang yang sempit dan berpilin (menggulung). Selain itu, ada mahkota yang berbentuk oval hingga bintang. Bunga kamboja saat ini tidak saja berwarna putih dan kuning tetapi ada jenis persilangan baru berwarna merah muda, orange, merah, dan merah tua. Berdasarkan sumber ilmiah, hingga tahun 2004, terdapat lebih dari 600 kultivar kamboja yang telah didaftarkan dari seluruh dunia dan meningkat dari tahun ke tahun. Diperkirakan terdapat lebih dari 15.000 kultivar kamboja di seluruh dunia yang sedang dikembangkan oleh pengoleksi dan pembudidayaannya. Dibalik kecantikan pada bunganya, tanaman kamboja dianggap sebagai tanaman yang terkesan seram atau ‘angker’ oleh masyarakat umum karena sering juga ditemukan di lahan pemakaman atau kuburan.Di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, hampir diseluruh pekarangan rumah pasti ada pohon kembojanya. Pohon kemboja hampir setiap saat berbunga. Bunga kemboja yang selalu ada di sekitar rumah (di pekarangan) menjadikan Umat Hindu tidak sulit dalam membuat sarana upacara seperti membuat “Canang Sari”. Canang Sari yang dihiyasi bunga kemboja akan kelihatan Indah dan menawan, serta mengeluarkan aroma harum yang khas. Canang Sari merupakan sarana upacara bagi Umat Hindu untuk mendekatkan diri kepada Ida Shang Hyang Widi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) memohon Anugrah-Nya agar diberkahi Kesehatan, kemurahan Rejeki dan Keselamatan. Namun demikian, masyarakat atau petani yang ada di Kecamatan Marga belum banyak yang tahu bahwa bunga kemboja bisa bermanfaat bagi kesehatan. Pada kesempatan ini kami akan memberikan imformasi tentang manfaat bunga kemboja untuk kesehatan.Bunga kamboja putih mengandung beberapa senyawa kimia penting yang bersifat antibakteri, yaitu flavonoid, alkaloid, tanin, steroid, saponin dan terpenoid. Dalam kajian penelitian Nurcahyo dan Purgiyanti dalam Jurnal Para Pemikir Vol.6 (2017), menjelaskan bahwa kamboja putih mengandung minyak atsiri. Senyawa atsiri tersebut sangat bermanfaat, antara lain dapat memberi efek relaksasi, mengurangi stress, dan mengusir nyamuk. Selain itu, penelitan Luh Putu Wrasiati dkk Universitas Udayana yang dikutip pada jurnal Biologi (2011), menjelaskan bahwa dewasa ini terutama di Bali, ekstrak bunga kamboja digunakan secara luas pada produk-produk kecantikan seperti body lotion, scrub, sabun mandi, dan larutan aroma terapi. Bunga kamboja kering disamping digunakan sebagai bahan baku hio atau dupa juga mulai digunakan secara terbatas di rumah-rumah kecantikan dan oleh kaum vegetarian sebagai minuman yang dikenal dengan ‘frangipani tea’ atau teh herbal kamboja.Manfaat bunga kamboja untuk pengobatan herbal. 1). Untuk mengobati bengkak,caranya: Siapkan satu sirap bunga kamboja dan cuci sampai bersih. Giling bunga kamboja sampai halus lalu rebus hingga mendidih. Setelah itu gunakan air rebusan tadi untuk merendam tubuh yang membengkak. 2). Untuk mengobati gigi berlubang. Caranya: Ambil getah pohon bunga kamboja menggunakan kapas yang bersih. Kemudian oleskan getah tadi pada bagian gigi yang berlubang. 3). Untuk mengobati panu. Caranya: Siapkan kulit pada batang bunga kamboja. Lalu rebus dengan air hingga mendidih. Setelah itu gunakan air rebausan tadi untuk mandi atau mencuci bagian tubuh yang ada panunya. 4). Untuk mengobati bisul. Caranya: Siapkan daun bunga kamboja dan cuci sampai bersih. Lalu olesi daun bunga kamboja tadi dengan minyak kelapa. Tempelkan daun bunga kamboja tadi yang sudah diolesi minyak kelapa pada bagian tubuh yang terkena bisul. Lakukan cara ini secara rutin sampai bisul sembuh. 5). Untuk menghaluskan kaki yang pecah – pecah.Caranya: Siapkan satu potong kulit bunga kamboja kemudian rebus bersama air sebanyak 3 liter. Setelah mendidih tunggu airnya sedikit hangat. Lalu rendam kaki kalian yang pecah – pecah menggunakan air tersebut. Lakukan cara ini secara rutin satu kali sehari. 6). Untuk melancarkan pencernaan. Cara membuatnya: Siapkan bunga kamboja secukupnya. Jemur hingga bunga kamboja mengering. Lalu seduh bunga kamboja dengan air hangat. 7). Untuk mengobati borok. Caranya: Siapkan bunga kamboja lalu ambil getahnya. Kemudian oleskan getah tadi pada area yang terkena borok. Lakukan secara rutin sampai boroka sembuh. 8). Untuk mengobati kencing nanah. Caranya: Siapkan sepotong akar bunga kamboja lalu cuci sampai bersih. Kemudian rebus akar bunga kamboja tadi yang sudah bersih dengan segelas air sampai mendidih. Terakhir minum air rebusan tadi sekali dalam sehari hingga sembuh.9). Sebagai Pelengkap sayuran. Bunga kamboja yang dicampurkan ke dalam masakan juga sangat dipercaya sekali bisa memberikan efek citra rasa sedap, juga terapi kesehatan yang pastinya sangat bermanfaat sekali bagi tubuh.10). Untuk mengatasi sengatan tawon dan lebah, juga gigitan kelabang. Apabila tersengat tawon, lebat, atau pun digigit oleh kelabang, dengan cara mengoleskan getah bunga kamboja di bagian tubuh yang tersengat atau pun tergigit.11). Untuk mengatasi sariawan. Caranya mengkonsumsi jus kulit kayu bunga kamboja..12). Untuk menghilangkan tahi lalat. Caranya mudah sekali, yakni dengan mengambil getah bunga kemboja dengan menggunakan kapas. Lalu menempelkan kapas di tahi lalat . Silakan lakukan cara tersebut secara rutin sampai tahi lalat hilang.Demikian, Manfaat untuk kesehatan dengan memanfaatkan Bunga Kemboja.( I Nyoman Kuspianto, SP. BP3K Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali).