Loading...

BUNGA NONA MAKAN SIRIH (Clerodendrum thomsonae Balf. F.)

BUNGA NONA MAKAN SIRIH (Clerodendrum thomsonae Balf. F.)
Bunga Nona Makan Sirih (Clerodendrum thomsonae) ini adalah tanaman semak atau perdu dengan cabang yang rendah. Di Indonesia tanaman ini ditanam sebagai tanaman hias yang dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi. Tanaman yang memiliki bunga indah dan menawan ini sebenarnya berasal dari Afrika Barat, atau lebih tepatnya berasal dari Kamerun barat sampai Senegal. Tanaman ini biasa ditemukan di dataran dengan ketinggian 1000 m di atas permukaan laut. Karena keindahan tanaman ini, maka sudah banyak orang yang membudi-dayakannya dengan menanam tanaman ini di dalam pot. Tanaman ini lebih baik ditanam di tempat yang sedikit terlindung atau terkena pancaran sinar matahari penuh secara langsung agar menghasilkan bunga yang bagus. Tanaman Nona Makan Sirih bila masih muda dapat tumbuh tegak, kemudian jika bertambah panjang batangnya lalu membelit-belit. Tinggi atau panjang tanaman ini antara 40–50 cm. Tanaman ini juga memiliki ranting muda yang berbentuk persegi empat. Tanaman ini mempunyai kelopak bunga yang berwarna putih, tetapi kemudian berubah menjadi merah ungu pada waktu terjadi penyerbukan. Tajuk bunganya berbentuk seperti tabung, panjangnya kira-kira 2 cm. Ujung tajuknya melebar ke luar, bentuknya seperti bintang dengan warna merah gelap, yang menggambarkan bahwa seakan-akan bibir seorang nona sedang makan sirih. Lebar bibir yang berbentuk bintang ini adalah 7-10 mm. Bunga nona makan sirih tersusun sebagai bunga majemuk menggarpu yang terdiri dari 8–20 kuntum bunga. Bunga ini berkembang tersusun mulai dari bulan Januari sampai Desember. Sementara daun dari tanaman ini berbentuk bulat telur dengan ujung yang meruncing, berukuran panjang 4–17 cm dan lebarnya 2–10 cm. Tanaman ini juga memiliki buah. Buahnya berukuran kecil dan setiap buah memiliki biji berjumlah empat. Tanaman ini dapat diperbanyak melalui bijinya atau juga disetek. Biasanya orang memperbanyak tanaman ini dengan memilih cara setek. Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan dari tanaman Nona Makan Sirih dengan cara setek akan lebih cepat daripada penanaman biji.Cara Merawat Bunga Nona Makan Sirih: 1). Tempatkan Bunga Nona Makan Sirih ditempat yang memiliki pencahayaan sinar matahari yang cukup untuk tanaman dapat menghasilkan bunga yang bagus; 2). Saat usia Bunga Nona Makan Sirih masih muda dapat tumbuh dengan tegak, namun lama-lama tanaman Bunga Nona Makan Sirih akan merambat/membelit sehingga ada baiknya dalam pot kita sediakan kawat atau kayu untuk Bunga Nona Makan Sirih melilitkan batangnya; 3). Agar merangsang pertumbuhan tanaman, rajinlah potong bagian yang layu pada Bunga Nona Makan Sirih; 4). Untuk menunjang pertumbuhan dan pemenuhan nutrisi pada Bunga Nona Makan Sirih, dapat ditambahkan pupuk organic cair dengan rutin setiap 2 minggu sekali; 5). Untuk pemenuhan air pada Bunga Nona Makan Sirih, air dapat diberikan secara rutin setiap hari tapi tidak sampai air menggenang pada pot tanaman. Cukup tanah basah hingga bagian bawah agar tanaman mendapatkan air secara menyeluruh; 6). Untuk memperbanyak Bunga Nona Makan Sirih caranya cukup mudah yakni dengan cara stek atau menanam dari biji bunga tersebut dengan menancapkan beberapa batang Bunga Nona Makan Sirih ke tanah yang masih lembab dan biarkan tanaman tersebut tumbuh tunas sendir; 7). Untuk menjaga agar daun dan bunga tetap segar sepanjang hari, bagian bunga dan daun Bunga Nona Makan Sirih dapat disemprot dengan air setiap pagi dan sore hari agar tanaman nampak senantiasa segar; 8).Bunga Nona Makan Sirih dapat ditanam dalam pot diletakkan di halaman rumah atau digantung, tapi dengan menyediakan tempat tanaman untuk merambat.Di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, tanaman Bunga Nona Makan Sirih ini ada di beberapa pekarangan rumah, tanaman ini di tanam di depan rumah ada pula di tanam di pot, ini hanya dijadikan tanaman hias belaka. Karena bunganya lebat dan indah dipandang mata, sehingga tanaman ini dirawat dengan baik. Di balik keindahan Bunga Nona Makan Sirih ini, masyarakat atau petani yang ada di Kecamatan Marga belum tahu bahwa tanaman ini memiliki khasiat dan manfaat yang baik untuk kesehatan. Untuk itu, pada kesempatan ini kami akan memberikan imformasi tentang khasiat dan manfaat tanaman Bunga Nona Makan Sirih untuk kesehatan yaitu :1). Radang Kronis Selaput Gendang Telinga (pada anak-anak) caranya: Cuci bersih 10-15 g daun Nona Makan Sirih, lalu rebuas dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring air hasil rebusannya, lalu minum 2 kali sehari masing-masing setengah gelas. 2). Kencing Batu dan Pelancar Air Seni caranya: Cuci bersih 15 g daun Nona Makan Sirih segar, lalu rebus dengan 3 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu bagi dua untuk diminum 2 kali pada waktu pagi dan sore hari.Demikianlah, khasiat dan manfaat tanaman untuk kesehatan dengan menggunakan Tanaman Bunga Nona Makan Sirih.(I Nyoman Kuspianto, SP. BP3K Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali)