Loading...

CARA BUDIDAYA CABAI RAWIT

CARA BUDIDAYA CABAI RAWIT
*) Reky Simamora Salah satu komponen terpenting yang wajib diperhatikan dalam melakukan budidaya tanaman cabai rawit adalah pemilihan jenis varietas dan seleksi benih. Pemilihan varietas perlu dilakukan karena berhubungan dengan market atau pasar (konsumen). Kita harus dapat memilih jenis varietas yang disukai oleh konsumen atau pasar serta daya simpan varietas. Banyak dari jenis varietas cabai rawit yang setelah dipetik hasilnya ternyata kesulitan mencari pasar dan konsumen karena rasa dan penampilan cabai rawit yang kurang disukai konsumen. Saat ini konsumen di wilayah kabupaten Tabalong lebih menyukai cabai rawit Tiung Tanjung dan cabai rawit lokal. Kedua cabai rawit jenis ini menjadi primadona dan cepat habis saat dijual di pasar-pasar tradisional Tabalong. Menurut informasi dari para pengepul hasil hortikultura di Pasar wilayah Kabupaten Tabalong, khusus cabai jenis Tiung Tanjung disukai konsumen karena rasa pedas alami serta tekstur buah yang tidak terlalu keras seperti pada varietas Bara dan Pelita yang sedikit keras. Berpindah topik mengenai seleksi benih adalah juga merupakan bagian terpenting dari keseluruhan proses budidaya tanaman cabai rawit. Jika benih dibuat dari buah yang dipetik langsung, maka pilihlah buah dengan tingkat kematangan sempurna dan tidak ada cacat pada buahnya. Bersihkan buah, kemudian iris daging buahnya untuk mengambil biji cabai, kemudian masukkan ke dalam wadah yang telah diisi air. Lakukan seleksi benih dengan hanya memilihi benih yang bernas, yakni benih yang tenggelam serta singkirkan benih yang mengapung paling atas. Sebelum melakukan penyemaian, rendam benih cabai terlebih dahulu selama 6-12 jam dengan larutan agensia hayati misalnya dengan Trichoderma cair untuk mencegah serangan pathogen pada benih. Agar kelak tanaman terlindung sejak awal pertumbuhan maka siramkan larutan agensia hayati pada lubang tanam bibit cabai untuk menekan pertumbuhan pathogen tular tanah. *) Penulis adalah Penyuluh Pertanian pada Balai Penyuluh Pertanian Kembang Kuning di Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong