Loading...

Cara membuat pupuk organik dari pelepah kelapa sawit di kecamatan Gunung Tuleh

Cara membuat pupuk organik dari pelepah kelapa sawit di kecamatan Gunung Tuleh
Cara Membuat Pupuk Organik dari Pelepah Sawit Sebelum masuk pada tahapan pengolahan pelepah sawit menjadi pupuk kompos bernilai jual tinggi, ada baiknya kita persiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Sebenarnya dalam proses pengomposan ini bahan tambahan berupa kotoran sapi tidaklah wajib atau tergantung dari ketersediaan serta kemudahan dalam mendapatkan bahan. Namun jika di tempat Anda banyak dijumpai kotoran sapi yang terbengkalai, maka sebaiknya dimanfaatkan saja. Persiapan alat: Parang Cetakan bambua berukuran 2 x 1 x 1 m yang dapat dibongkar pasang Ember atau drum dengan kapsitas 150 liter Gayung Cangkul atau garpu Tali Terpal atau plastik penutup Persiapan bahan: Pelepah sawit Aktivator untuk mempercepat proses pengomposan, Anda dapat memperolehnya di toko-toko pertanian terdekat Menggunakan promi Kotoran sapi Cara pembuatan: Mula-mula kita persiapkan cetakan bambu sesuai dengan ukuran 2 x 1 x 1 m. Potong-potong pelepah sawit yang telah mengering dengan menggunakan parang. Tujuan dari pemotongan ini adalah untuk mempermudah proses pengomposan. Encerkan terlebih dahulu promi dengan menggunakan 50 – 100 liter air. Dosis yang dipakai untuk proses pengomposan ini adalah 0,5 – 1 m3 bahan. Basahi pula pelepah sawit dengan menggunakan air sebanyak 200 – 300 liter, atau tergantung dari kondisi kekeringan pelepah. Tujuannya adalah agar pelepah sawit menjadi basah. Sebab dalam proses pengomposan nantinya dibutuhkan kondisi yang lembab. Setelah semua alat dan bahan siap digunakan, maka masukkanlah terlebih dahulu pelepah sawit yang sudah dicincang ke dalam cetakan bambu dengan metode selapis demi selapis. Tekan-tekan pelepah sawit lapis pertama tersebut hingga memadat dengan cara menginjak-injaknya Setelah itu masukkan kotoran sapi sebagai lapisan kedua dan siram dengan larutan Promi sedikit demi sedikit Ulangi meletakkan pelepah sawit bergantian dengan kotoran sapi, dan larutan Promi. Begitu seterusnya hingga bahan habis atau cetakan penuh. Dalam proses ini tidak perlu dilakukan pembalikan atau pencampuran bahan kembali Kompos yang sudah penuh dapat dibuka cetakan bambunya, dan nanti akan nampak lapisan-lapisan pelepah sawit dan kotoran sapi. Tutup bakal kompos tersebut menggunakan terpal atau plastik penutup. Ikat dengan tali dan beri beban di setiap sisi bawah agar terpal tidak tersingkap Proses pengomposan akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan lamanya. Saat proses berlangsung, lakukanlah pengecekan secara berkala. Pengomposan yang berhasil memiliki ciri, penurunan ketinggian kompos hingga setengah dari tinggi awal dan peningkatan suhu hingga 70 derajat celsius. Lakukan pula pengecekan kelembapan. Salah satu kendala yang sering dijumpai pada proses pengomposan pelepah sawit ini adalah ketersediaan sumber air. Padahal dalam proses ini pelepah sawit tidak boleh kering atau harus selalu lembab Kompos yang sudah siap panen akan mengalami penurunan suhu serta merubah pelepah sawit menjadi hancur dan lunak.