Loading...

Cara Mengatasi Penyakit Patek pada Cabe

Cara Mengatasi Penyakit Patek pada Cabe
Setidaknya ada 4 upaya yang bisa kita lakukan baik untuk mencegah ataupun untuk menangani tanaman yang terserang patek. Pembersihan Gulma pada Tanaman Cabai Walaupun gulma berada dibawah tajuk tanaman dan cuma berada dialur-alur drainase untuk budidaya tanaman cabe dengan mulsa, jangan sepelekan keberadaannya. Gulma yang tak pernah dibersihkan akan menghambat mengalirnya kelebihan air dari lahan, hal ini akan menaikkan kelembaban sekitar tanaman dan berpotensi menjadi tempat yang nyaman untuk berkembangnya hama dan penyakit tanaman. Perempelan Pada Tanaman Cabe Tanaman yang terlalu rimbun, tanpa perempelan disamping mengakibatkan tanaman mudah patah, buah sedikit, juga iklim mikro sekitar tanaman menjadi berubah, liingkungan sekitar tanaman menjadi lebih tidak kering dan rentan terhadap jamur penyebab patek. Pemupukan yang Tepat pada Tanaman Cabai Yang dimaksud dengan pemupukan yang tepat disini ialah pemupukan sesuai baik jenis, takaran dan fase pertumbuhan tanaman. Terlalu berlebih memberikan pupuk ber kadar N tinggi akan menyebabkan tanaman dan buah cabe rawan terhadap penyakit patek. Pemberian pupuk dengan kandungan K dan Calsium akan memperkuat buah dan daun. Pengaturan Drainase yang Baik pada Tanaman Cabe Pengaturan drainase dimulai sejak kita merencanakan untuk menanam cabe. Lahan yang akan ditanami cabe tidak serta merta dibuat bedengan-bedengan, namun sebaiknya dibuat got keliling terlebih dulu. Hal ini dimaksudkan supaya apabila turun hujan, mudah untuk mengalirkan kelebihan air keluar dari lahan. Apabila tanaman cabe yang kita telah menunjukkan tanda-tanda serangan penyakit patek, tetap lakukan upaya preventif (upaya pencegahan) seperti yang telah disebutkan diatas, segera selamatkan buah cabe yang sehat dan lakukan penyemprotan dengan fungisida yang tepat. Penyelamatan buah cabai yang sehat dilakukan dengan memetik semua cabe yang terserang baik intensitas serangannya masih baru ataupun yang telah parah. Cabe hasil petikan yang terserang patek sebaiknya dibuang atau dibakar di tempat yang jauh dari tempat budidaya cabe. Jangan coba-coba menghanyutkan cabe yang terserang patek ke saluran irigasi atau sungai sebab justru akan memperluas serangan patek. Penyakit Patek tak akan hilang dalam sekali semprot fungisida. Satu hari sesudah penyemprotan pertama, perlu dilihat dan diambil lagi cabe yang masih terkena patek dan lakukan penyemprotan ulang dengan selang waktu 3-4 hari dari waktu penyemprotan sebelumnya. Penulis : Sherly D. Pando ( Penyuluh Pertanian Pelaksana Lanjutan, BPP Laine Kec. Manganitu Selatan ) Sumber : https://bibitonline.com