Loading...

Cara Menyiapkan benih dan Penanaman Okra

Cara Menyiapkan benih dan Penanaman Okra
Tanaman okra diperbanyak dengan biji, benih okra bisa diperoleh dengan membuatnya sendiri atau membeli benih di toko pertanian. Jika ingin membuat benih sendiri, pilihlah buah okra yang benar-benar sudah tua dan kering dipohon yang berasal dari tanaman yang sehat dan memiliki buah yang lebat. Benih okra bisa ditanam langsung atau disemai terlebih dahulu. Jika benih disemai terlebih dahulu, gunakan polybag kecil berdiameter minimal 5 cm. Media semai berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1. Bibit okra bisa dipindah tanam kelahan jika tingginya sudah mencapai 15 atau 20 cm. Benih okra bisa ditanam langsung ke lahan, caranya dengan membenamkan 2 – 3 benih okra kedalam lubang tanam dan ditutup tipis dengan tanah. Setelah benih tumbuh sekitar 20 cm, lakukan seleksi bibit, bibit yang kurang bagus pertumbuhannya dicabut dan sisakan 1 atau 2 bibit saja. Bibit yang divabut bisa digunakan untuk menyulam jika ada benih yang tidak tumbuh atau mati. Jika benih disemai menggunakan polybag, lubang tanam ditugal terlebih dahulu dengan ukuran disesuaikan dengan polybag. Buka polybag semai secara hati-hati agar media semai tidak pecah, kemudian bibit dimasukkan kedalam lubang tanam yang sudah dibuat. Tanah disekeliling lubang tanam sedikit dipadatkan agar bibit okra bisa berdiri kokoh dan tidak mudah rebah. Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari. Jika tanah dalam keadaan kering, setelah selesai menanam siram tanaman okra dengan air secukupnya. Jarak tanam untuk tanaman okra adalah 70 x 80 cm atau 70 x 100 cm. Jika budidaya dilakukan pada musim hujan, sebaiknya jarak tanam tidak terlalu rapat. Bambang Pujaratna, SP. Penyuluh Pertanian BPP. Driyorejo