Loading...

CARA MERAWAT TANAMAN PALEM

CARA MERAWAT TANAMAN PALEM
Siapa tidak mengenal tanaman palem ? Tanaman palem memang indah dan sebagai tanaman hias yang bersifat kosmopolitan. Keberadaannya ditemukan di daerah tropis dan sub tropis sehingga selama pertumbuhannya diperlukan penyinaran matahari penuh. Pada waktu perkecambahan dan pembibitan sebaiknya jangan terkena sinar matahari langsung. Suhu udara yang diperlukan adalah 25 - 33 derajat Celsius dan masih tumbuh baik di luar kisaran suhu udara tropis tersebut. Tanah harus mengandung pasir, selain itu akar tanaman ini tidak menyukai genangan air. Tanaman ini dapat tumbuh mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Untuk menghasilkan tanaman palem yang indah diperlukan perawatan yang baik mulai dari penanaman, penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit tanaman palem. Dengan perawatan yang baik, penampilan pohon palem dari penjual palem akan semakin menggoda para pencintanya. 1. Teknik Menanam a. Media Tanam yang Tepat Karena akar palem tidak menyenangi genangan air, media tanam yang digunakan harus bersifat porous. Sedikitnya ada dua komposisi media tanam bersifat porous yang dapat digunakan untuk menanam palem, yaitu campuran tanah kebun, pasir, dan humus atau pupuk kandang (1:1:1) atau campuran sekam padi, sabut kelapa, dan pasir (1:2:1). Usahakan media tanam yang digunakan memiliki tingkat keasaman (Ph) 6,5. b. Teknik Menaman Palem Tanaman palem dapat ditanam langsung di tanah dan dapat pula ditanam dalam pot. 1. Menanam di dalam Pot Tidak semua tanaman palem dapat ditanam dalam pot. Jenis palem yang biasa ditanam di dalam pot adalah palem wregu dan palem kuning. Beberapa langkah dalam menanam palem dalam pot , yaitu :   • Sediakan pot dari tanah liat atau drum bekas, ukurannya disesuaikan dengan ukuran palem yang akan ditanam • Lapisi bagian dasar pot dengan pecahan bata merah, lalu isi dengan media tanam setinggi ¾ bagian pot • Buat lubang di tengah media seukuran besar perakaran palem • Tanam palem ke dalam lubang yang telah dibuat, pastikan semua perakarannya terbenam di dalam media. Setelah itu, tambahkan media tanam hingga memenuhi pot. Agar palem dapat berdiri kokoh, padatkan media tanam. Jika akar palem dari penjual tanaman palem dalam pot membentuk bola dan memenuhi seluruh volume pot, maka dlakukan pengepotan kembali, yang baik adalah dilakukan pada musim hujan. 2. Menanam Langsung di Tanah Jenis palem yang ditanam langsung di tanah adalah palem raja, palem merah, palem botol, dan palem putri. Umumnya kedua jenis palem ini ditanam di pinggir jalan atau di perumahan-perumahan sebagai penghias jalan. Langkah-langkah penanamannya sebagai berikut: • Buat lubang tanam berukuran 30 x 30 x 30 cm, lalu biarkan selama sekitar satu minggu; • Setelah itu, tanam bibit ke dalam lubang hingga seluruh akarnya terbenam. Timbun lubang tanam dengan tanah, pupuk kandang, dan pasir (1:1:1), lalu dipadatkan agar palem dapat berdiri kokoh. 2. Pemupukan Agar palem dapat tumbuh baik, sempurna, dan daunnya rimbun, pemupukan harus dilakukan secara rutin. Pupuk yang digunakan adalah pupuk anorganik dan pupuk organik. Pemupukan dilakukan dengan cara menaburkan pupuk ke dalam lubang pupuk yang dibuat di sekitar palem dengan jarak 10-15 cm. Berikut ini takaran penggunaan kedua pupuk tersebut: 1) Penggunaan Pupuk Anorganik Pupuk anorganik yang digunakan berupa pupuk NPK. Pupuk ini diberikan 2-3 kali/tahun dosisnya 3-5 gram/tanaman yang telah berukuran lebih dari 3 meter. Untuk palem berukuran 2-3 meter dosisnya 1-2 gram/tanaman. Sementara itu, untuk palem berukuran kurang dari 2 meter dosisnya 0,5-1 gram/tanaman. 2) Penggunaan Pupuk Organik Pupuk organik yang digunakan bisa berupa olahan dari kotoran ayam, kambing, atau sapi. Pupuk ini diberikan 2-4 kali/tahun. Dosisnnya 5-15 kg/tanaman yang telah berukuran lebih dari 3 meter. Untuk palem berukuran 2-3 meter dosisnya 2,5-5 kg/tanaman. Sementara itu, untuk palem berukuran kurang dari 2 meter dosisnya 1-2,5 kg/tanaman. 3. Penyiraman Penyiraman palem dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Idealnya, palem disiram dua kali sehari saat udara sangat panas tetapi saat udara sejuk cukup sekali sehari. Jangan pernah menyiram palem berlebihan apalagi sampai menggenang, karena akarnya tidak suka dengan keadaan yang terlalu basah. 4. Agar Palem Bebas Hama dan Penyakit Dibandingkan tanaman hias lainnya, palem relative tahan terhadap serangan penyakit. Biasanya palem lebih sering terserang hama dari pada penyakit. Hama yang sering menyerang palem adalah belalang dan ulat. Kedua hama ini memakan daun palem, meninggalkan lubang-lubang atau kerusakan di tepi atau tengah daun. Untuk mengatasinya, semprot palem dengan Basusin 90 SC. Cara pemakaiannya disesuaikan dengan petunjuk pakai pada kemasannya. Sementara itu, penyakit yang biasa menyerang palem adalah penyakit bercak daun yang disebabkan cendawan Fusarium sp, atau Gloesporium sp. Serangan penyakit ini menimbulkan bercak-bercak kuning atau hijau pada daun. Untuk mengatasinya semprotkan Difilatan 4 F atau Dithane M 45. Cara pemakaiannya disesuaikan dengan petunjuk pakai yang ada di kemasannya. Disarikan oleh : Lasarus, Pusluhtan Sumber : 1. Agar Tanaman Hias Tampil Cantik, 2008. Penerbit PT. Agro Media Pustaka, Jakarta. 2. al-malik-al-malik.blogspot.com