Loading...

CARA PEMBUATAN FINE KOMPOS

CARA PEMBUATAN FINE KOMPOS
Kenaikan harga pupuk serta dosis penggunaan pupukanorganik (kimia) semakin besar dalam setiap proses produksi akan membebani petani dalam mengeluarkan biaya saprodi dalam berusaha tani.Disinyalir Penggunaan pupuk anorganik (kimia) yang terus menerus tanpa diimbangi penggunaan pupuk organik akan merusak sifat fisik dan kimia tanah termasuk rusaknya kehidupan mikroorganisme dalam tanah. Penggunaan pupuk organik (alamiah) berkualitas sangat diperlukan guna memperbaiki kondisi tersebut diatas. Upaya pengadaan pupuk organik berkualitas dengan teknologi sederhana dan biaya yang murah mutlak diperlukan guna kelangsungan proses produksi petani. Secara alami bahan-bahan organik akan mengalami penguraian di alam dengan bantuan mikroba maupun biota tanah lainnya. Namun proses pengomposan yang terjadi secara alami berlangsung lama dan lambat. Untuk mempercepat proses pengomposan ini telah banyak dikembangkan teknologi-teknologi pengomposan. Proses penguraian dioptimalkan sedemikian rupa sehingga pengomposan dapat berjalan dengan lebih cepat dan efisien. Ada berbagaicarauntukmembuatkompos, salahsatunyaadalahpengomposan yang menghasilkan fine kompos. Fine compost adalah pupuk organik yang dibuat dari limbah pertanian yang proses dekomposisinya menggunakan stardec. Pupuk ini bebas dari biji-biji gulma, bakteri pathogenik dan tidak berbau busuk. Bahan-bahan yang diperlukandalampembuatan fine kompos, meliputi : 1. Jerami/rumput/hijauan lain (60 kg), 2. Pupuk kandang (40 kg) 3. Stardec 1/4 kg Adapun cara pembuatannyaadalahsebagaiberikut : 1. Tempatkan bahan kompos tersebut pada tempat yang terlindung dari sinar matahari/ hujan dan aduk hingga merata. 2. Taburkan stardec hingga merata pada bahan kompos dan simpan dengan ketinggian minimal 100 -150 cm. 3. Selama proses pengomposan bahan tersebut harus tetap basah (kadar air 50 -60 %). 4. Pembalikan dilakukan satu minggu sekali dan proses ini memerlukan waktu 3 minggu. Kompos memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Aktivitas mikroba tanah yang bermanfaat bagi tanaman akan meningkat dengan penambahan kompos. Aktivitas mikroba ini membantu tanaman untuk menyerap unsur hara dari tanah. Aktivitas mikroba tanah juga d iketahui dapat membantu tanaman menghadapi serangan penyakit. Tanaman yang dipupuk dengan kompos juga cenderung lebih baik kualitasnya daripada tanaman yang dipupuk dengan pupuk kimia, seperti menjadikan hasil panen lebih tahan disimpan, lebih berat, lebih segar, dan lebih enak. Berdasar uraian di atas, maka kita dapat mengetahui bahwa pupuk kompos merupakan pupuk organic yang berkualitas dan memiliki manfaat yang besar baik untuk memperbaiki kondisi tanah maupun untuk pertumbuhan tanaman. Selain itu proses pembuatan pupuk fine kompos juga sangat mudah. Disusun oleh : Verena Saptorini HM, S.P. Penyuluh Pertanian Muda DinPPKP Kab. Purworejo