Pemupukan mangga dalam pot, menjadi tren baru yang di sukai banyak orang. Alasannya, karena dengan cara ini, pohon mangga yang kita inginkan, bisa tumbuh lebat dan berbuah banyak. Alasan lain, cara menanam dalam pot yang relatif mudah serta dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi dengan usia pohon mencapai 100 tahun. Itu sebabnya, ada beberapa hal yang patut di perhatikan dalam proses pemupukan mangga dalam pot, yaitu kapan mangga harus di beri pupuk, dan jenis pupuk yang di gunakan pun harus di perhatikan, dan dosisnya harus pas. Ini beberapa detailnya: Mangga yang umurnya 3-4 bulan, hendaknya di berikan pupuk urea dengan dosis 100 gram/pohon, dan itu hanya sekali saja. Caranya, urea di taburkan ke dalam media tanam, atau pot yang sudah di persiapkan. Di taburkan ke lebang melingkar sedalam 10 cm, lalu tutup kembali dengan tanah, atau media tanam tersebut. Pada saat mangga sudah berumur 1 tahun, hingga sudah berbunga, berikan pupuk kandang dengan dosis 15 kg per pohon setiap 6 bulan sekali. Caranya, pupuk kandang di taburkan ke dalam media tanam yang sudah di buat melingkar sedalam 10 cm, lalu tutup kembali dengan tanah, atau media tanam yang sudah di persiapkan. Jika pohon mangga menjelang berbunga, berikan pupuk dengan dosis 1 sampai 2 kg per pohon. Caranya pun sama seperti pohon mangga yang berumur bulanan ataupun yang sudah bermumur tahunan. Untuk pemupukan mangga dalam pot, bisa menggunakan pupuk organik maupun pupuk anorganik. Kalau pupuk organik itu contohnya pupuk kompos dan pupuk kandang, sedangkan pupuk anorganik seperti urea, dan lain-lain. Jangan lupa juga, ketika mengaplikasikan pupuk ke dalam media tanam, untuk terus rutin menyiramnya dengan air yang secukupnya. Pupuk organik Pupuk organik diberikan sebagai pupuk dasar sebelum penanaman yang bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah media tanam. Pupuk organik yang di berikan juga bisa berupa kompos atau pupuk kandang. Gunakan pupuk organik yang telah matang agar akar tidak terbakar akibat kenaikan suhu media tanam. Pupuk organik yangtelah matang, hendaknya memiliki suhu yang rendah, tidak berbau, dan remah. Pemberian pupuk organik untuk tanaman muda dapat di lakukan setiap enam bulan sekali sampai tanaman berumur dua tahun. Alasannya, karena waktu tersebut unsur hara tanaman sering habis tercuci air atau terserap oleh tanaman. Pupuk kandang hendaknya di berikan satu tahun sekali. Pupuk organik di berikan dengan cara di taburkan di atas permukaan media tanam atau dengan mencampurkannya dengan air sampai menjadi bubur dengan kepekatan 50%. Jangan lupa untuk rutin menyiramnya, dan secara merata ke seluruh permukaan media tana Pupuk organik atau pupuk kandang selain berfungsi menyuplai unsur hara bagi tanaman, juga dapat menstabilkan PH media tanam, memelihara sifat fisik tanah, menggemburkan tanah, dan menjaga agar struktur tanah tetap remah. Pupuk anorganik Pemberian pupuk anorganik bertujuan untuk mencukupi suplai unsur hara bagi tanaman. Pupuk yang di berikan dapat berupa pupuk tunggal, seperti urea, atau pupuk majemuk seperti NPK. Pupuk anorganik harus di berikan sesuai jenisnya, bergantung pada kebutuhan tanaman. Dalam proses pemupukan mangga dalam pot, perlu di perhatikan juga untuk membedakan pertumbuhan vegetatif yang bisa di rangsang dengan pemberian pupuk urea dengan unsur N yang tinggi. Sedangkan untuk pertumbuhan generatif, bisa di rangsang dengan di berikan pupuk TSP dengan unsur P yang tinggi. Pupuk anorganik di berikan pada tanaman mangga juga dapat di berikan dalam jangka waktu selama enam bulan Pemupukan di berikan dengan cara menaburkan pupuk secara merata di atas media tanam dengan dosis satu sendok makan per pohon. Suyanto,SP. Penyuluh Pertanian BPP.Duduksampeyan