I. Persiapan Alat dan Bahan Peralatan yang diganakan terdiri dari Bak tray, ayakan, timbangan, gembor, ember, karung goni / plastik dan sekop. bahan yang dipersiapkan adalah Benih Cabe, Pupuk Kandang, Tanah Humus, Arang sekam, POC / ZPT II. Langkah Kerja Persemaian A. Persiapan Media Tanam 1. Ambil tanah yang banyak mengandung humus (tanah subur) 2. Campurkan tanah tersebut dengan pupuk kandang dan arang sekam, kemudian ditambahnkan tricoderma. 3. Perbandingan Campuran bahan untuk media tanam yaitu 3;2;1 4. Setelah media tercampur secara homogen, media tanam sebaiknya diayak untuk mengindari bahan lain lain yang tidak dibutuhkan. 5. Masukan media tanam yang telah diayak ke bak tray (bak semai) B. Perlakuan Benih 1. Rendam benih yang akan disemai dengan air hangat (suam-suam kuku) selama 3-4 jam, kemudian ditiriskan 2. Untuk mempercepat proses perkecambahan, campurkan benih dengan ZPT / POC. 3. Setelah itu, benih siap ditebar diatas media semai / bak tray C. Penyemaian 1. Benih yang telah dicampurkan ZPT / POC ditiriskan. Kemudian ditebar diatas media semai / bak tray. letakkan Bak semai ditempat yang teduh untuk menghindari sinar matahari dan hujan. 2. kemudian ditutup dengan tanah secara tipis-tipis 3. Selanjutnya dilakukan pemeraman denagn cara menutup bak tray dengan karung goni / plastik kurang lebih 1-2 hari sampai benih berkecambah. 4. Setelah 2 hari pemeraman, bahan penutup bak tray dilepas, karena benih cabe telah berkecambah 5. Lakukan pemeliharan bibit cabe dibak semai selama 14 Hari atau sampai bibit telah berdaun 2-4 lembar daun. D. Pendederan 1. Tempat pendederan sebaiknya ditempat yang teduh / dirumah semai / diberi naungan 2. Media tanam yang digunakan untuk pendederan sebaiknya sama dengan media semai 3. Bibit Cabe berumur 14 hari setelah semai, ditransplanting ke bak tray / koker daun pisang / plastik es untuk pendederan 4. Lakukan perawatan bibit cabe denagn menggunakan POC / ZPT dengan interval 2 hari sekali aplikasi 5. setealh berumur 25-30 Hari di Bak pendederan, Bibit Cabe siap dipindah tanamkan ke bedengan / lahan usahatani. Oleh: SUWANDI SAID S.ST Penyuluh Pertanian Muda BPP Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo