DAMPAK PEMATIAN SALURAN INDUK KALIBAWANG DI KECAMATAN KALIBAWANG
Saluran Induk Kalibawang dimatikan sejak tanggal 15 April 2018 hingga 31 Juli 2018, karena pada tahun ini baru dilakukan rehap saluran induk yang volume pekerjaannya cukup banyak. Akibat dari pematian jaringan irigasi tersebut berdampak pada tidak tercapainya target Intensifikasi Kedelai di Kecamatan Kalibawang yang semula di rencanakan seluas 400 Ha meliputi 35 Kelompok tani, hanya tercapai 181,5 Ha yang terdiri dari 18 Kelompok atau hanya tercapai 45 % . Petani tidak bisa menanam karena tanahnya sudah kering dan sudah pecah-pecah atau dalam bahasa jawanya sudah Nelo. Penyuluh dari BPP Kalibawang sudah berusaha semaksimal mungkin demi tercapainya program tersebut yakni 35 Kelompok tersebut, dengan sudah dilakukannya pertemuan sosialisasi kegiatan intensifikasi Kedelai dan dilakukan Penyuluhan tentang Teknologi Produksi yang harus diterapkan. Karena petani tidak bisa menanam maka bantuan benih dan sarana Produksi yang telah diterima dikembalikan pada rekanan yang menanganinya.