Keampuhan moringa atau yang lebih banyak dikenal kelor (Moringa Oleyfera) sebagai tanaman peyembuhan ajaib turun temurun dan incaran pasar dalam Negeri maupun Mancanegara, medorong Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat untuk mengembangkan revolusi hijau dengan menjadikan moringa sebagai komoditi unggulan di Nusa Tenggara Timur. Menindak lanjuti program serta keunggulannya, Poktan Sehati, Dusun Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, menaruh harapan besar untuk merubah pendapatan usaha mereka sebagai petani, kalau bisa usaha mereka bisa menembus pasar Eropa. Harapan ini kini sedang dibidik oleh Kelompok Tani Sehati di Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Sebanyak 20 anggota Poktan Sehati yang berdomisili di Dusun Oeteta bertekad untuk bercocok tanam kelor. Kelompok yang di damping oleh Dinas Pertanian Provinsi NTT, Sudah mengembangkan kelor seluas 2 ha, dengan dibantu alat pengeringan 3 yunit dari Dinas Pertanian Provinsi mereka sudah bisah memproduksi daun kelor kering untuk siap di ekspor ke Eropa. Dari usaha yang sedang dirintis, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantipres) Republik Indonesia, yang sebagai ketua rombongan Mayjen TNI Purnawirawan Dr. (H.C.)IGK Manila, Kamis 14 pebruari 2019 mengunjungi lokasi penanaman kelor di kelompok tani Sehati BPP Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Dalam sambutannya Manila mengatakan, Kelor NTT nomor dua di dunia nomor satu Spanyol, kenapa masarakat NTT tidak cepat menangkap peluang bisnis yang ada, Manila mendapat informasi dari Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, banyak petani kita yang dikirim ke Blora Jawa Tengah untuk belajar kelor. Pulang dari Blora praktekan apa yang sudah dilihat, sebarkan informasi kepada yang lain, agar mereka juga dapat memahami manfaat kelor bagi kesehatan dan di kembangkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. “Kami senang karena Bapak Dewan Pertimbangan Presiden beserta rombongan telah mengunjungi kami untuk memberikan motivasi untuk kami mengembangkan lebih lanjut tanaman kelor. Kami yakin asa dan semangat ini sedang kami rajut bersama untuk meraih mimpi ” jelas Ketua Poktan Sehati Bernadus Litto, didukung para anggotanya. Oleh : Maria E.V. Rukmini, SPt Penyuluh Pertanian Madya pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT