Loading...

Drone sebuah Inovasi Pertanian Modern

Drone sebuah Inovasi  Pertanian Modern
Seperti kita ketahui jumlah penduduk di Indonesia setiap tahunnya mengalami kenaikan. Untuk memenuhi kebutuhan pangannya para petani dituntut meningkatkan efektifitas produksinya, baik waktu maupun efektifitas lahannya melalui modernisasi. Teknologi pertanian modern (modern farming technology) sedang menjadi tren di berbagai negara termasuk di Indonesia. Salah satu terobosan teknologi pertanian modern yang bisa dilakukan yang nyatanya sangat bermanfaat adalah teknologi drone. Teknologi drone saat ini tidak hanya untuk kegiatan fotografi tetapi sudah meluas pada sektor lain termasuk sektor pertanian. Pertanian modern akan sangat mempengaruhi produktifitas petani, karena dengan hadirnya teknologi drone proses kegiatan usahatani akan menjadi lebih efesien dari segi waktu, biaya dan hasil akan lebih baik dibandingkan dengan cara-cara biasa. Drone dapat digunakan untuk mengumpulkan data terkait luas tanam, hasil panen, kesehatan ternak, kualitas tanah, pengukuran nutrisi, hasil cuaca dan curah hujan, dan lain sebagainya. Data ini kemudian dapat digunakan untuk mendapatkan peta yang lebih akurat dari setiap masalah dan kondisi yang ada, serta membuat solusi berdasarkan data yang sangat andal. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan drone agriculture dalam pekerjaan pertanian, diantaranya : Sprayer pestisida, Sprayer herbisida, Sprayer insectisida, Sprayer fertilizer/pupuk cair, dan Investigasi kesehatan tanaman (crop) Peningkatan Produktifitas Petani saat ini memiliki berbagai faktor kompleks yang mempengaruhi keberhasilan pertanian mereka. Dari akses air hingga perubahan iklim, angin, kualitas tanah, keberadaan gulma dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), musim tanam yang bervariasi, dan banyak lagi. Oleh karena itu petani dapat beralih ke teknologi drone tingkat tinggi untuk membantu mengatasi masalah tersebut, dan memberikan solusi cepat dan efisien. Drone pertanian memungkinkan petani untuk mendapatkan akses ke banyak data yang dapat mereka gunakan untuk membuat keputusan manajemen yang lebih baik, efesiensi waktu, biaya, tenaga dan meningkatkan hasil panen, serta meningkatkan profitabilitas secara keseluruhan. Kebutuhan industri pertanian yang terus tumbuh, dikombinasikan dengan kesulitan yang datang dengan memantau begitu banyak tanaman, telah menciptakan banyak kendala yang dapat diatasi dengan teknologi drone . Adaftasi Perubahan Cuaca Cuaca ekstrem dan perubahan iklim bisa menjadi kenyataan yang tidak menguntungkan bagi banyak kegiatan pertanian. Efek dari perubahan iklim adalah menciptakan berbagai hambatan yang semakin besar terhadap produktivitas, seperti kekeringan, banjir, dan kerusakan yang disebabkan oleh badai maupun faktor lainnya. Oleh sebab itu produsen pertanian harus mencari strategi baru untuk meningkatkan produksi dan meningkatkan efisiensi melalui penggunaan teknologi drone, sehingga petani dapat bekerja secara keberlanjutan. Kebutuhan air adalah keprihatinan nomor satu bagi para petani yang menghadapi kekeringan yang lebih lama dan lebih dramatis. Penggunaan drone pertanian yang dilengkapi dengan sensor yang tepat dapat mengidentifikasi bagian bidang mana yang membutuhkan lebih banyak air. Petani dapat menggunakan informasi waktu nyata ini untuk membuat penyesuaian yang tepat untuk lahan mereka dengan menggunakan sumber dayanya secara optimal dan ramah lingkungan. Selain itu, informasi yang dikumpulkan oleh drone dapat membantu petani menyempurnakan tingkat air di lapangan untuk menciptakan kondisi pertumbuhan puncak yang disesuaikan dengan tanaman tertentu. Ketika tanaman rusak akibat badai dan kondisi cuaca tak terduga lainnya, drone yang dilengkapi dengan peralatan pencitraan yang tepat dapat digunakan untuk memperkirakan kehilangan panen. Ini membantu mempercepat pembersihan dan perbaikan sekaligus memitigasi risiko dan biaya perawatan lapangan bagi petani. Mengurangi Polusi Sistem pertanian dengan penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang tidak tepat akan berdampak lingkungan maupun kesehatan. Melalui drone pemeriksaan kesehatan tanaman dapat dilakukan dan dapat memperoleh data akurat terhadap tanaman atau daerah yang terdampak. Selain itu inovasi pertanian modern akan menghasilkan data berharga yang dapat digunakan petani untuk mempertimbangkan aplikasi bahan kimia sesuai dengan cara dan tepat sasaran. Drone juga dapat dilengkapi dengan peralatan yang memberi mereka kemampuan untuk memindai tanah dan menyemprotkan jumlah bahan kimia yang tepat pada ketinggian sempurna yang dibutuhkan untuk aplikasi apa pun. Ini secara nyata dapat mengurangi jumlah bahan kimia yang digunakan dan menghilangkan penyemprotan melaampaui dosis. Kemampuan pesawat tak berawak bisa mengakses jarak jauh dan dapat membantu mendeteksi infeksi bakteri atau jamur sejak dini, dan respons cepat terhadap infeksi semacam itu dapat menyelamatkan seluruh panenan. Kemampuan untuk bereaksi dengan cepat memungkinkan petani untuk menerapkan dan memantau pengobatan lebih tepat, pada akhirnya meningkatkan kemampuan tanaman untuk mengatasi penyakit. Semua ini meningkatkan efisiensi dan mengurangi jumlah dan jumlah bahan kimia yang dilepaskan ke lingkungan. Bahkan, para ahli memperkirakan bahwa penyemprotan udara melalui drone lima kali lebih efektif daripada metode tradisional. Intinya adalah bahwa aplikasi bahan kimia yang tepat dari drone menghemat uang dan menyelamatkan lingkungan. Melalui drone agriculture menjadi salah satu contoh inovasi teknologi pertanian modern guna membantu membuat keputusan pengelolaan lahan yang akan meningkatkan keberhasilan pertanian berkelanjutan di era milenial. Ruslia Atmaja Sumber : FDS. www.fulldronesolutions dan sumber lainnya 2020